Angkasa Pura II

Begini Cara Penyajian Daging Beku Menurut Distanak Pekanbaru

Pekanbaru (Antarariau.com) - Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru, Riau, menyosialisasikan penyajian daging kerbau beku impor asal India secara sehat kepada masyarakat setempat.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru El Syabrina  di Pekanbaru, Jumat, mengatakan daging kerbau beku langsung diolahbegitu dikeluarkan dari lemari pendingin (freezer) untuk menghindari tercemar bakteri.

"Ini saran penyajian yang sehat dan benar bagi konsumen daging beku agar terhindar dari bakteri jahat," katanya tanpa merinci jenis bakteri dimaksud.

Menurut El, jika tidak langsung diolah, tidak ada jaminan daging beku tersebut terhindar dari bakteri berbahaya. Jadi pengolahan langsung setelah daging keluar dari lemari pendingin guna menghindari munculnya bakteri yang berbahaya saat suhu ruangan mulai mencairkan es.

"Kalau masyarakat ingin mengolah daging beku silakan mengeluarkan dari lemari pendingin secukupnya, jangan yang sudah dicairkan dengan suhu ruangan lalu dimasukkan lagi ke freezer ini bisa menyimpan bakteri," urai El.

Saat membeli daging beku, menurut dia, jangan membiarkannya berlama-lama di ruang terbuka kalau tidak ingin langsung mengolahnya. Namun langsung menyimpannya di lemari pendingin.

El menyebutkan pihaknya dalam proses distribusi daging kerbau beku yang dijual Bulog Riau juga sudah memberikan sosialisasi dan imbauan saat proses transaksi.

"Bulog juga sudah kami sarankan untuk menyosialisasikan saran menyajian daging beku ini ke masyarakat saat penjualan," urainya.

Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau - Kepulauan Riau mulai memasarkan daging kerbau beku impor asal India di Kota Pekanbaru dengan harga Rp80.000/kg.

Proses pemasaran ini dilakukan guna menstabilkan harga daging menjelang Ramadhan di Pekanbaru.

Bulog Pekanbaru sudah menyediakan stok lima ton daging kerbau beku untuk dipasarkan hingga Ramadan 1438 Hijriah.

"Antusiasme warga membeli daging beku lumayan tinggi kami menjual tiap hari kerja di Kantor Bulog Jalan Cut Nyakdien Pekanbaru," kata Humas Bulog Divre Riau dan Kepri Hendra Gunafi.

Sekedar informasi daging kerbau beku ini diimpor dari India oleh pemerintah pusat dalam bentuk beku dengan ukuran berat 1kg per kemasan plastik bening.

Pekanbaru sudah melakukan pengiriman pekan lalu sebanyak lima ton daging kerbau beku ini.

Dari keterangan yang dirangkum antara dari Bulog daging kerbau beku asal India ini memiliki tekstur otot hampir sama dengan sapi Indonesia karena kerbau India yang disembelih ini adalah ternak penghasil susu perah bukan seperti di Indonesia digunakan sebagai pembajak sawah sehingga otot daging kerbau beku India ini tidak sekenyal yang dibayangkan, tetapi hampir mirip sapi.