Sinarmas

KPPU Klaim Ritel Modern Di Pekanbaru Menjual Sembako Sesuai HET

Pekanbaru (Antarariau.com) - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah Batam, Kepulauan Riau, memastikan ritel modern di Pekanbaru, Riau, menjual sembako sesuai harga eceran tertinggi pemerintah menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri 1438 Hijriah.

"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada kelangkaan gula, minyak goreng dan daging di Pekanbaru," kata Kepala KPPU Batam yang membawahi Provinsi Kepri, Riau, Jambi, dan Babel, Lukman Sungkar kepada sejumlah wartawan usai melakukan inspeksi mendadak ke salah satu riteil modern dan gudang distributor sembako di Pekanbaru, Jumat.

Menurut dia, tiga komoditas yang wajib dijual pada setiap ritel modern dengan harga yang sudah dipatok pemerintah yakni gula dengan segala jenis merek Rp12.500/kg, minyak goreng kemasan ukuran 1 liter Rp11.000/liter dan daging beku Rp80.000/kg.

Untuk memastikan itu sebut Lukman Sungkar timnya turun ke lapangan langsung sekaligus menyosialisasikan kepada pelaku usaha.

Dari pantauan dua titik yang dikunjunginya ia menyebutkan ketersediaan beberapa komoditas pangan yang diatur pemerintah yakni gula, minyak goreng dan daging beku di Pekanbaru sejauh ini aman dan belum ada peningkatan permintaan. Demikian juga dengan stoknya mencukupi hingga Idul Fitri.

Namun begitu pihaknya sesuai instruksi Presiden harus melakukan pengawasan dan pemantauan bahwa ketersediaan tiga komoditas diatas harus ada di semua ritel modern dan wajib dijual sesuai HET.

"Ini yang akan kami sosialisasikan kepada semua ritel secara langsung dengan mendatangi mereka juga dibantu media menyampaikan ke masyarakat," urainya.

Ia juga berjanji bahwa ritel yang belum didatangi bukan lepas dari pantauan, karena akan ada tim satgas pangan lainnya yang bergerak pada semua kabupaten/kota mengawasi ketersediaan dari tiga jenis pangan tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat proaktif melaporkan jika dalam berbelanja menemukan harga tiga komoditas tersebut mengalami kenaikan di pasar kepada tim satgas di Polsek masing-masing.

Sementara itu tim Satgas Pangan Polda Riau Teddy membenarkan sudah membuka posko pengaduan bagi siapa saja yang menemukan ada penimbunan sembako, demikian juga permainan harga oleh spekulan.

"Di daerah kami juga berkoordinasi dengan Polres setempat tiap hari menerima laporan pemantauan harga," tambahnya.