Gudang Bulog Dumai Disidak Tim Sergap Pangan, Ini Hasilnya

id gudang bulog, dumai disidak, tim sergap, pangan ini hasilnya

Gudang Bulog Dumai Disidak Tim Sergap Pangan, Ini Hasilnya

Dumai, Riau (Antarariau.com) -Tim sergap pangan Inspektorat Jenderal TNI AD inspeksi mendadak ke gudang Badan Urusan Logistik Dumai, dan menemukan sekitar 760 ton beras sejahtera jatah enam bulan yang belum disalurkan ke penerima, Kamis.

Ketua tim sergap pangan Kolonel (Arh) Ramses L Tobing menilai penyaluran jatah rasta di Dumai sangat terlambat dan ada persoalan yang sebaiknya segera diselesaikan oleh semua pihak terkait.

"Dumai terlambat distribusikan rasta karena sudah enam bulan, padahal tiap bulan harus diserahkan kepada warga, dan ini tidak harus terjadi, dan pemerintah mesti mencarikan solusinya," kata RL Tobing kepada pers di Gudang Bulog Dumai Jalan Sultan Sarif Kasim.

Dijelaskan, sidak didampingi Komandan Kodim 0320 Letkol Rendra Siagian dan Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Hadiono ini untuk memastikan pemenuhan beras cadangan pemerintah dan rasta tercukupi serta aman tanpa kendala.

Pemerintah membentuk tim sergap pangan agar bekerja keras bersama semua pihak terkait di daerah untuk kelancaran pasokan beras dan persediaan aman untuk pengendalian stok serta harga di pasaran.

"Infonya bulog dumai mengeluarkan beras berdasarkan surat permintaan alokasi dari pemerintah dan ada peralihan instansi teknis sehingga terjadi keterlambatan, dan seharusnya tidak perlu terjadi," sebutnya.

Pemerintah dan Bulog Dumai diminta secepatnya menyalurkan jatah beras sejahtera untuk 8.481 rumah tangga sasaran penerima manfaat di Dumai, karena dalam waktu dekat akan memasuki Idul Fitri 1438 Hijriah.

Meski belum dibagikan selama enam bulan, tim sergap pangan menilai kondisi beras masih baik dan layak untuk dikonsumsi masyarakat, karena Bulog menjamin kualitas dan tidak membagikan beras jelek.

Pembagian beras sejahtera di Kota Dumai diterima oleh 8.481 rumah tangga sasaran penerima manfaat sebanyak 127 ton, dan pengajuan surat permintaan alokasi dari biasanya Dinas Sosial dialihkan ke Bagian Ekonomi Setdako Dumai.