Pemkab Inhil Klaim Assessment Di Pekanbaru Berjalan Lancar

Tembilahan (Antarariau.com) - Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau Said Syarifuddin mengatakan, pelaksanaan assessment dan open bidding Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang digelar di Sekolah Polisi Negara, Pekanbaru hingga hari ke dua berjalan lancar.

"Alhamdulillah, berjalan lancar, tidak terdapat kendala yang menjadi faktor penghambat berlangsungnya assessment. Keluhan pun sama sekali tidak ada dari para peserta, begitu pula dari kami selaku Panitia," ujarnya, melalui keterangan tertulis yang diterima, Kamis.

Menurutnya, pelaksanaan assessment tersebut, dalam prosesnya tidak mengalami kendala, terutama dalam hal teknis. Sejauh ini pun,  tidak terdapat keluhan yang dikemukakan oleh para peserta assessment.

Ia mengatakan, hari ini, para peserta masih akan mengikuti tahapan assessment hingga Jum'at. Ia mengaku kagum dengan antusiasme peserta dalam mengikuti pelaksanaan assessment sejak hari pertama hingga saat ini.

"Hari ini sampai Jum'at, para peserta masih akan mengikuti assessment untuk open bidding. Setelahnya, ratusan pejabat eselon II dan III yang menjadi peserta assessment dan open bidding ini, akan memasuki tahap berikutnya, yakni tes penulisan makalah dan presentasi serta wawancara," ujar Said Syarifuddin.

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan assessment dan open bidding ini memiliki dua tujuan utama, yakni mengevaluasi kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan mengisi tiga jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang saat ini sedang mengalami kekosongan. Mengacu pada tujuan pertama, Said menjelaskan, para peserta yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pertama nantinya akan menyesuaikan dengan hasil assessment.

"Sedangkan, untuk tujuan kedua, yakni pengisian jabatan yang kosong, nantinya hanya akan dipilih tiga orang dari 33 orang peserta yang dinilai layak berdasarkan hasil assessment dan open bidding ini," jelasnya.

Khusus untuk pengisian tiga jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, usai menyelesaikan seluruh tahapan, lanjutnya, pihak Panitia Seleksi akan memilih tiga nama untuk setiap jabatan yang tersedia untuk kemudian direkomendasikan kepada Bupati.

"Ini artinya, akan ada sembilan orang untuk tiga jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang kami rekomendasikan kepada Bupati. Dari itu, Bupati akan memilih masing-masing satu orang untuk mengisi tiga jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang kosong tersebut," ucapnya.

Disamping itu, salah seorang peserta Assessment dan Open Bidding, Sudinoto yang juga merupakan eselon II  di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil mengungkapkan, pelaksanaan assessment dan open bidding Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Inhil bekerjasama dengan Polda Riau ini, sejak awal berlangsung lancar tanpa hambatan.

"Sejauh ini lancar-lancar saja, tidak ada hambatan yang kami hadapi selaku peserta. Persiapan pihak penyelenggara terlihat matang," ujar Sudinoto yang kini menjabat sebagai Camat Tembilahan, Kabupaten Inhil itu.

Ia juga mengungkapkan, seluruh peserta mengikuti pelaksanaan assessment dan open bidding dengan antusias. Hal ini dapat dilihat dari keseriusan dari masing-masing peserta mengikuti tes yang diberikan oleh Panitia Seleksi.

Ia sendiri juga mengaku optimistis dapat lolos dalam setiap tahapan tes yang diberikan oleh pihak panitia seleksi dan dapat direkomendasikan sebagai salah seorang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.

"Saya senang dapat mengikuti pelaksanaan assessment dan open bidding ini. Insya Allah, hasil tes saya akan bagus dalam setiap tahapannya. Saya optimistis dapat lolos untuk kemudian memperoleh rekomendasi," tambah Sudinoto. (ADV)

Oleh: Adriah Akil