Pekanbaru, (Antarariau.com) - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Pekanbaru melakukan soaialisasi "safety riding" atau berkendara dengan aman "/>
Angkasa Pura II

Kecelakaan Remaja Tinggi, Satlantas Pekanbaru Sosialisasikan Safety Riding ke SMA

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Pekanbaru melakukan soaialisasi "safety riding" atau berkendara dengan aman ke Sekolah Menengah Atas Negeri 6 di daerah setempat.

"Pengendara yang terlibat kecelakaan di jalan raya kebanyakan berkisar diantara usia 16 sampai 35 tahun. Makanya sasaran kita yakni para pelajar SMA Sederajat," kata Kepala Sat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Rinaldo Aser di Pekanbaru, Jumat.

Menurutnya kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin yang akan dilaksanakan setiap minggunya. Ini terkhusus Kelas III yang telah memenuhi syarat atau akan memiliki Surat Izin Mengemudi.

Dikatakannya bahwa tingginya korban kecelakaan lalu lintas di usia muda menjadi perhatian khusus. Usia muda yang seharusnya menjadi generasi penerus sangat disayangkan jika harus menjadi korban kecelakaan di jalan raya. 

Bahkan, lanjutnya, tak jarang kita lihat di jalan raya para pelajar yang ugal-ugalan dan menjadi korban kecelakaan. Oleh sebab itu pihaknya juga bekerja sama dengan Sekolah Mengemudi Riau Safety Driving Center (RSDC). 

Sosialisasi diawali dengan penyampaian cara aman berkendara oleh Kepala Sub Unit I Unit Dikyasa Sat Lantas Polresta Pekanbaru IPDA Ratna Wilis. Tim Safety Riding juga mempraktekkan langsung cara berkendara di depan ratusan pelajar yang antusias memperhatikan jalannya kegiatan safety riding. 

"Mulai dari cara memarkirkan kendaraan, pengenalan komponen dan sistem kontrol kemudi serta cara berkendara yang baik dan benar," ujarnya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Pekanbaru, Syamwar saat dijumpai usai kegiatan sangat mengapresiasi adanya kegiatan safety riding tersebut. Dia mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi para pelajar khususnya mengenai persyaratan layak berkendara dan cara aman berkendara di jalan raya.

"Dengan adanya giat safety riding ini, kita harapkan anak didik kita nantinya setelah layak memiliki SIM dapat mengerti bagaimana cara berkendara yang benar di jalan raya", ucap Syamwar.