Sinarmas

Defisit Keuangan, OPD Meranti Diminta Efesiensi Anggaran

Selatpanjang (Antarariau.com) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti meminta semua Organisasi Perangkat Daerah setempat agar melakukan efisiensi anggaran pada APBD 2017 karena kemampuan keuangan daerah yang minim.

"Kemampuan kuangan daerah memprihatinkan, jalankan kegiatan prioritas saja," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Yulian Norwis di Selatpanjang, Senin.

Yulian menyatakan upaya efisiensi ini untuk menyikapi minimnya keuangan daerah namun agar kegiatan pembangunan dan pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

"Saya meminta kepada Kepala OPD lakukan efisiensi dengan melaksanakan kegiatan yang sifatnya urgen dan benar-benar penting," ujar Sekda lagi menegaskan.

Ia menjelaskan sejak 2015 lalu kondisi Indonesia mengalami tekanan ekonomi yang luar biasa, hal itu otomatis mempengaruhi keuangan daerah baik Provinsi maupun Kabupaten tak terkecuali Kepulauan Meranti yang mengalami penurunan anggaran pembangunan dari Rp1,6 triliun menjadi Rp1,1 triliun lebih.      

Dengan anggaran yang terus mengecil ujar dia lagi Pemda Meranti bersama Legislatif harus memutar otak lebih keras agar program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.

"Salah satu yang dilakukan dengan meninggalkan kegiatan yang bersifat seremonial seperti perjalanan dinas dan seminar. Lebih banyak melaksanakan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik," sarannya menegaskan.

Sekda juga berharap dengan keterbatasan anggaran, Kepala OPD dapat menata keuangan dengan sebaik mungkin sehingga tidak berpengaruh terhadap kinerja yang ada, baik kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan maupun pelayanan publik. Menurutnya semua itu hanya dapat tercipta dengan kerjasama yang solid dan dedikasi yang tinggi dari semua ASN maupn honorer.

"Mari tingkatkan kerjasama, dedikasi dan pelayanan kepada masyarakat, kemampuan anggaran yang memprihatinkan saat ini jangan sampai mengurangi kinerja saya harapkan semua kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik," ucapnya lagi.

Dalam upacara yang dihadiri oleh seluruh Kepala OPD, ASN serta Honorer dihalaman Bupati Kepulauan Meranti itu, Sekda Yukian Norwis juga menyinggung soal kinerja yang dihubungkan dengan tingkat kehadiran ASN maupun Honorer, khususnya diawal kerja usai libur Idul Fitri 1438 H lalu.

Untuk mengecek kinerja tiap pegawai yang ada Sekda meminta semua Kepala OPD untuk melaporkan tingkat kehadiran stafnya ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk dievaluasi.

"Saya minta kepada seluruh Kepala OPD untuk mengecek stafnya yang tidak hadir secara berturut-turut usai libur Idul Fitri, berikan alasan logis dan segera laporkan ke BKD," ujar Sekda.

Satu lagi permintaan yang tidak kalah peting pesan Sekda yakni seluruh Kepala OPD untuk menyiapkan semua laporan Realisasi Fisik dan Keuangan (RFK), untuk dibahas pada tanggal 20 Juli mendatang.

"Kepada semua Kepala OPD siapkan RFK yang menyangkut fisik dan keuangan karena akan segera dibahas, dan OPD yang melaksanakan kegiatan menggunakan Dana Alokasi Khusus segera laporkan paling lambat tanggal 21 Juli mendatang," pungkasnya.