Warga Riau Berduel Dengan Ular Tujuh Meter

Pekanbaru,  (Antarariau.com) - Robert Nababan, warga Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, beruntung masih hidup setelah luka parah akibat berduel dengan ular piton sepanjang tujuh meter.

"Korban luka pada lengan sebelah kiri, cukup parah tapi masih hidup," kata Kapolres Indragiri Hulu (Inhu) AKBP Arif Bastari kepada wartawan di Pekanbaru, Senin.

Ia menjelaskan kejadian mengerikan itu terjadi pada 30 September lalu di Desa Belimbing Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Sekira pukul 09.00 WIB, Robert Nababan (37) bersama rekannya Torang Sitanggang (35) hendak ke kebun dan berjumpa dengan seekor ular piton ditengah perjalanan.

Ular sepanjang tujuh meter itu berada di dalam areal PT SSK, di mana Robert bekerja sebagai pegawai keamanan.

"Melihat ular tersebut korban hendak membunuhnya karena dianggap akan membahayakan masyarakat sekitar. Pada saat hendak mendekati ular, tiba-tiba ular tersebut menyerang korban," kata Kapolres Inhu.

Serangan dari ular itu menyebabkan korban luka karena satwa liar itu menggigitnya pada lengan sebelah kiri. Korban berusaha melepaskan diri dari gigitan ular dibantu oleh rekannya serta masyarakat di sekitar lokasi.

Setelah korban bisa diselamatkan, masyarakat sekitar menangkap dan membunuh ular tersebut," katanya.

Korban pun langsung dilarikan Ke Puskesmas Batang Gansal dan dirujuk ke RSUD Indrasari Pematang Reba, Kabupaten Inhu.

Bangkai ular sepanjang tujuh meter itu kemudian dibentangkan oleh warga setempat di sebatang pohon, dan menjadi tontonan. Warga bahkan ada yang mengabadikannya peristiwa itu dengan gawai mereka, menyebarkannya ke media sosial sehingga menimbulkan kehebohan di dunia maya.