ANTARA Riau

logo
  • Home PT Rifan Pekanbaru Bukukan Perdagangan 540.541 Lot

PT Rifan Pekanbaru Bukukan Perdagangan 540.541 Lot


Pekanbaru (Antarariau.com) - PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Kota Pekanbaru, Riau mencatat sudah membukukan penjualan 540.541 lot saham hingga Mei 2018.

"Sejak awal tahun 2018, PT RFB menempati posisi teratas dalam jumlah transaksi di tengah perusahaan sejenis, " kata Kepala Cabang PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru, Liwan  di sela acara berbuka bersama media dan menyantuni anak yatim, Kamis, di Pekanbaru.

Liwan menjelaskan perusahan  perusahaan pialang saham tersebut terus alami tren meningkat sejak awal tahun.

Menurutnya data terbaru menyebutkan, per akhir Mei 2018 PT RFB berhasil membukukan transaksi hingga 540.541 lot saham. Jumlah itu jauh melebihi transaksi PT Inter Pan Pacifik Futures yang hanya 356.762 lot saham.

"Sejak beberapa tahun terakhir ini, kami  selalu menempati posisi pertama diantara 10 top rank perusahaan pialang saham di level nasional," terangnya.

Karenanya, sebut dia, PT Rifan Financindo Berjangka  akan meningkatkan kinerja agar dapat terus merajai bursa perusahaan pialang saham di Indonesia.

Selain itu, sambung dia, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan PT RFB mempunyai agenda rutin menyantuni anak yatim dalam setiap Ramadhan.

Kali ini pilihan santunan diberikan kepada puluhan anak panti Bhakti Mufariddhun di sekitar kantor PT RFB.

"Kita menggelar acara buka bersama insan media sekaligus memberikan santunan untuk anak yatim dari panti asuhan Bhakti Mufariddhun. Selain uang dan sembako, kita juga membantu renovasi bangunan mereka, " terangnya.

Sementara itu pemilik panti asuhan Bhakti Mufariddhun, Fitri Nasution mengatakan panti asuhan yang dipimpinnya sudah berdiri sejak 1990. Saat ini, ada 25 anak yang diasuh.

Dia selalu mengharapkan uluran tangan para donatur agar anak-anak bisa bersekolah minimal tamat SMA sederajat.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada PT RFB yang selalu membantu kebutuhan panti. Somoga perusahaan ini semakin berkembang dan mereka selalu mendapat sokongan dana.

"Kami mengasuh 25 anak yatim piatu, usianya relatif masih muda. Dari tiga tahun sampai siswa SLTP," tambahnya.

Komentar Anda

Top