ANTARA Riau

logo
  • Home Bulog: Pedagang Merugi Timbun Barang Jelang Lebaran

Bulog: Pedagang Merugi Timbun Barang Jelang Lebaran


Pekanbaru (Antarariau.com) - Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau dan Kepulauan Riau menyatakan stok bahan pangan sangat mencukupi untuk kebutuhan masyarakat merayakan Idul Fitri 1439 Hijriah, sehingga para pedagang yang mencoba “nakal” dengan menimbun barang untuk memicu lonjakan harga, sudah dipastikan bakal merugi.

“Kami himbau distributor untuk tidak timbun (barang). Kalau menimbun akan kehilangan pangsa pasar sendiri, karena pemerintah akan salurkan karena stok sangat mencukupi,” kata Kepala Bidang Pengadaan Bulog Divre Riau-Kepri, Edi Hanif, di Pekanbaru, Selasa.

Ia menjebarkan, stok kebutuhan pangan yang paling mencukupi mulai dari beras. Stok yang ada di Bulog Divre Riau-Kepri kini cukup sampai tujuh bulan dan kemungkinan besar akan terus ditambah.

“Kalau stok (beras) cukup untuk tujuh bulan ke depan, artinya itu sampai akhir tahun untuk penyaluran rutin per bulan. Stok kita saat sekarang ini ada 15.793.274 kilogram. Ini stok yang ada di gudang kita, dan ada beras yang masuk (sedang) dalam perjalanan yang akan menambah kekuatan stok kita,” katanya.

Sementara itu, untuk stok beras komersil, atau yang bisa dijual bebas ke masyarakat, jumlahnya kini mencapai 245.150 kilogram (Kg), dan terbesar di semua subdivre wilayah Riau dan Kepri.

Kemudian untuk gula pasir, stok yang ada di Bulog kini mencapai 896.673 Kg, sedangkan tepung terigu ada sekitar 14.122 Kg.

“Kami faham bagi humat muslim saat Lebaran kebutuhan untuk minuman yang manis menggunakan gula akan tinggi, jadi tidak perlu khawatir karena stok kita sudah lebih dari cukup,” katanya.

Sementara itu untuk daging, stok yang ada di Bulog kin mencapai sekitar 20 ribu Kg berupa daging kerbau impor dari India. Permintaan akan daging cukup besar, karena pada pekan lalu sudah terjual hingga 15 ton. Total jenderal pada Lebaran tahun ini Bulog Divre Riau-Kepri mendatangkan sekitar 43 ton daging kerbau beku, naik pesat dibandingkan tahun lalu yang hanya 10 ton.

Sementara itu, untuk minyak goreng curah, stok yang ada di Bulog Divre Riau-Kepri kini mencapai 145.728 liter.

“Jumlah itu lebih dari cukup untuk di Riau dan Kepri,” ujarnya.

“Bulog yang ditunjuk pemerintah sebagai ‘buffer stock” sudah siap. Stok yang ada sangat mencukupi untuk melakukan intervensi pasar untuk menjamin ketersediaan bahan pangan jelang Lebaran,” lanjut Edi Hanif.


***3***

(T.F012)

Komentar Anda

Top