ANTARA Riau

logo
  • Home APBD Riau Dirasionalisasi Rp1 Triliun Lebih, DPRD Akan Pangkas Anggaran Tak Efektif

APBD Riau Dirasionalisasi Rp1 Triliun Lebih, DPRD Akan Pangkas Anggaran Tak Efektif

Pekanbaru, (Antarariau.com) - DPRD Riau akan merasionalisasi APBD 2018 dengan menyisir pos anggaran belanja yang tidak produktif dan memangkasnya.

"Kami akan menyisir anggaran-anggaran yang kurang produktif, seperti di pos belanja pegawai, ada anggaran yang tidak efektif akan dipangkas, perjalanan dinas akan dikurangi," kata Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman di Pekanbaru, Selasa.

Ia menyebutkan untuk anggaran infrastruktur dan kegiatan-kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat tidak dirasionalisasi.

Politikus Partai Demokrat itu menyebutkan pos anggaran belanja pegawai bakal dipangkas hingga ratusan miliar. Untuk itu, dia meminta  Komisi-Komisi DPRD Riau melakukan rapat dengar pendapat dengan mitra kerja organisasi perangkat daerah untuk mengetahui anggaran-anggaran yang kurang efektif tersebut.

"Satu minggu ke depan kami minta semua komisi agar menyelesaikan itu," ujar pria yang akrab disapa Dedet tersebut.

Dedet juga meminta Badan Pendapatan Daerah Riau mengoptimalkan dan memaksimalkan penghimpunan pendapatan asli daerah sehingga dampak dari  
defisit anggaran dapat diminimalkan.

"Target pendapatan tidak direvisi sehingga ini menjadi pekerjaan  bagi Bapenda untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah," ujar Dedet.

Beberapa waktu lalu, Pemprov Riau menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 kepada DPRD Provinsi Riau.

Bila disetujui, APBD Riau 2018 akan dirasionalisasi Rp1 triliun lebih. Perkiraan sebelumnya pada saat pembahasan APBD 2018, Silpa sebanyak Rp1,3 triliun dimasukkan ke APBD 2018.

Namun setelah dilakukan perhitungan, ternyata yang tersisa dari anggaran 2017 hanya Rp58 miliar sehingga APBD 2018 perlu disesuaikan. ***3***


Komentar Anda

Top