ANTARA Riau

logo
  • Home Pemkab Siak Latih 30 Pemandu Wisata, Wabup: Harus Bisa Bahasa Inggris

Pemkab Siak Latih 30 Pemandu Wisata, Wabup: Harus Bisa Bahasa Inggris

Siak, (Antarariau.com) - Pemerintah Kabupaten Siak, Provinsi Riau merekrut dan menggelar pelatihan pemandu wisata terpadu untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam memajukan pariwisata di wilayah setempat.

"Pelaksanaan pelatihan pemandu wisata ini gunanya menumbuhkan kompetensi calon tenaga kerja di bidang pariwisata serta meningkatkan jejaring industri kepariwisataan dengan tujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Siak," ujar Wakil Bupati Siak, Alfedri usai membuka pelatihan pemandu wisata, Rabu.

Dia katakan, peserta yang mendaftar untuk menjadi pemandu wisata di kabupaten sebanyak 102 orang, namun yang lulus dalam tahap administrasi ada 90 orang. Dan terpilihlah sebanyak 30 peserta menjadi pemandu wisata di negeri kota istana itu.

Menurut Alfedri, dengan adanya pelatihan dan sertifikasi pemandu wisata ini menjadi peluang baru bagi pencari kerja yang ada di kabupaten Siak. Pemandu yang telah lulus akan diberi pembekalan mengenai tata cara memandu wisatawan yang berkunjung.

 "Ini tentu membuka ruang pekerjaan baru bagi pemuda-pemudi Kabupaten Siak guna mendorong ekonomi rakyat dengan memberdayakan masyarakat setempat," ucapnya.

Dia berharap para pemandu wisata yang lulus seleksi mampu berbahasa Inggris, sehingga memudahkan wisatawan mancanegara dalam berbahasa.

"Guide wisata harus bisa berbahasa Inggris, kalau masih kurang harus segera belajar dan perbaiki, sehingga bisa memudahkan wisatawan mancanegara dalam berkomunikasi. Apalagi Kabupaten Siak sudah masuk dalam program IKKKon dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang akan mendorong daerah dengan seluruh potensi untuk dikembangkan, sehingga kita bisa bersaing di bidang pariwisata maupun pengembangan produk lokal," paparnya.

Kabupaten Siak sudah bertekad untuk menjadi daerah tujuan pariwisata di Sumatera, dengan menyediakan pemandu wisata dinilai cocok untuk mengembangkan potensi wisata yang dimiliki oleh daerah berjulukan "Kota Istana" ini.

 Selain wisata sejarah, Kabupaten Siak juga memiliki destinasi lainnya, seperti wisata religi, alam, agrowisata dan buatan. Tujuh kegiatan wisata diantaranya masuk dalam kalender wisata yang bertaraf internasional, seperti Tour de Siak, Serindit Boat Race, Sepatu Roda, Siak Bermadah, dan lainnya.

 "Kegiatan-kegiatan bertaraf internasional menjadi peluang bagi pemandu wisata untuk mengenalkan Siak lebih luas," ucapnya.

Sebagai pemandu wisata, Alfedri berpesan agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada tamu yang datang, dengan menunjukan keramahan serta memberikan kesan yang baik sehingga menimbulkan efek positif bagi perkembangan pariwisata kedepannya.**


Komentar Anda

Top