ANTARA Riau

logo
  • Home BBKSDA Riau Relokasi Tiga Buaya Muara

BBKSDA Riau Relokasi Tiga Buaya Muara


Pekanbaru (Antarariau.com) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau merelokasi tiga ekor buaya muara (Crocodylus porosus) setelah sebelumnya sempat diselamatkan dari pembantaian di Kota Dumai.

Humas BBKSDA Riau, Dian Indriati kepada Antara di Pekanbaru, Rabu, mengatakan ketiga buaya tersebut awalnya diselamatkan oleh pegawai PT Pertamina refinery unit (RU) II Kota Dumai dari seorang warga setempat.

"Kita sangat apresiasi langkah teman-teman Pertamina yang membantu kelestarian satwa dilindungi ini," kata Dian.

Ia menjelaskan, penyelamatan buaya muara tersebut berawal saat sejumlah sekuriti perusahaan minyak dan gas kebanggaan Indonesia itu melakukan patroli rutin di areal operasi perusahaan, Dumai-Rokan Hilir.

Saat bersamaan, sekuriti melihat seorang warga yang membawa tiga ekor buaya. Ketiga satwa liar itu dibawa menggunakan satu sepeda motor dan diletakkan dalam kerancang rotan atau disebut "bakul".

Sekuriti yang melihat hal itu langsung memberhentikan pengendara motor tersebut, dan menjelaskan bahwa buaya muara merupakan salah satu jenis satwa yang dilindungi. Sementara si pengendara motor itu mengaku buaya tersebut awalnya akan dikuliti dan dagingnya untuk dikonsumsi.

Beruntung ketiga buaya itu lolos dari pembantaian, meski tubuh buaya tersebut dalam keadaan tidak sehat setelah ditangkap dan dibawa secara bertumpuk menggunakan sepeda motor.

"Pada saat ditemukan buaya itu dalam kondisi sakit dan tidak sehat. Teman-teman kita di Pertamina kemudian merawat satwa tersebut hingga sehat sebelum direlokasi ke BBKSDA Riau, Pekanbaru,"ujar Dian.

Ketiga buaya muara yang tiba di BBKSDA Riau, Kota Pekanbaru pada Selasa petang (7/8),  langsung diserahkan ke Kebun Binatang Kasang Kulim. Di sana buaya tersebut akan dirawat sebelum diputuskan untuk dilepas liarkan kembali atau tetap menjalani perawatan.

Manager HSSE PT Pertamina RU II Dumai, Seno Haryono mengaku senang karena pihaknya dapat membantu dalam menjaga keberadaan satwa yang dilindungi negara tersebut.


Komentar Anda

Top