ANTARA Riau

logo
  • Home Bantu Korban Bencana Gempa Lombok, Riau Pertimbangkan Bantuan Keuangan

Bantu Korban Bencana Gempa Lombok, Riau Pertimbangkan Bantuan Keuangan


Pekanbaru, (Antarariau.com) - Pemerintah Provinsi Riau tengah mempertimbangkan bantuan keuangan untuk membantu korban bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat seperti  tertuang dalam Surat Menteri Dalam Negeri.

"Itu harus kita pertimbangkan dengan matang apakah harus kita ambilkan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah atau dari sumber-sumber lain secara terorganisasi," kata Sekretaris Daerah Pemprov Riau, Ahmad Hijazi di Pekanbaru, Selasa.

Menurutnya surat Mendagri tersebut harus direspon dengan memberikan bantuan keuangan. Sementara saat ini, lanjutnya, APBD Riau dalam keadaan defisit parah hingga Rp1 triliun sehingga harus dilakukan rasionalisasi karena tak tercapainya pendapatan dan tunda salur dana bagi hasil dari pemerintah pusat.

Meski begitu, pihaknya akan mencermati satu dua hari ini karena belum pernah ada pengalaman seperti skema bantuan keuangan untuk  bencana alam daerah lain. Yang pasti, kata dia, Riau juga daerah yang punya komitmen sosial dan solidaritas masyarakatnya.

"Ini perlu jadi perhatian, tapi kita lihat mekanisme dan dinamika. Kita komunikasi juga dengan daerah lain untuk jadi pertimbangan, itu patut jadi perhatian," ujarnya.

Dikatakannya jikapun tidak ada surat dari mendagri, untuk penanganan warga terdampak gempa di Lombok Pemprov Riau juga beri bantuan. Seperti dari Dinas Kesehatan Riau memberikan bantuan dari sisi obat-obatan dan sebagainya.

"Nanti kita koordinasikan juga dengan organisasi perangkat daerah yang ada dan dan pemangku kepentingan terkait. Sudah ada juga unsur-unsur masyarakat yang bergerak, sudah ada juga posko-posko, ingin minta fasilitas posko silahkan," ungkapnya.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengirimkan surat ke pemerintah daerah tertanggal 20 Agustus. Surat itu ditujukan kepada pemerintah perihal bantuan keuangan untuk Pemerintah Provinsi NTB dalam rangka penanganan masyarakat terdampak bencana alam.

Komentar Anda

Top