ANTARA Riau

logo
  • Home Riau Terbanyak Titik Panas di Sumatera

Riau Terbanyak Titik Panas di Sumatera


Pekanbaru (Antarariau.com) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyakatan ada 170 titik panas di Sumatera pada Senin pagi, yang menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan, di mana Provinsi Riau menjadi penyumbang terbanyak.

Berdasarkan data BMKG Stasiun Pekanbaru yang terakhir diperbarui pukul 06.00 WIB, ada 170 titik panas di Sumatera dan 87 titik berlokasi di Riau. Kemudian ada 44 titik di Sumatera Selatan, Bangka Belitung 17 titik, Lampung 11 titik, Jambi tujuh titik, Sumatera Barat tiga titik, dan Kepulauan Riau satu titik.

Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno, menyatakan titik panas di Riau tersebar di lima daerah. Lokasi terbanyak di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sebanyak 43 titik. Kemudian di Indragiri Hulu (Inhu) 22 titik, Pelalawan 12 titik, Kampar tujuh titik, dan Bengkalis tiga titik.

Dari jumlah tersebut, ada 66 titik api yang dipastikan kebakaran karena tingkat keakuratan data (level confidence) di atas 70 persen.

Titik api paling banyak di Inhil sebanyak 35 titik, 18 titik di Inhu, Pelalawan tujuh titik, Kampar lima titik dan Bengkalis satu titik.

Sementara itu, Stasiun Klimatologi Provinsi Riau menyatakan ada tiga daerah yang paling rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berdasarkan analisis hari tanpa hujan.

"Paling rawan adalah Kecamatan Bandar Pelatangan, Kabupaten Pelalawan, karena sudah 24 hari tanpa hujan," kata Staf Analisa Stasiun Klimatologi Provinsi Riau, Ardhitama.

Dua daerah lainnya berada di Kabupaten Kepulauan Meranti. Antara lain di Kecamatan Tebing Tinggi Timur karena 18 hari tanpa hujan, dan Kecamatan Rangsang karena 12 hari tanpa hujan.

Sementara itu, peluang hujan di Riau masih akan bersifat lokal dengan intensitas ringan.

Suhu udara diprakirakan mencapai 23 hingga 34 derajat Celcius, dengan kelembapan udara 45 sampai 97 persen. Angin berhembus dari arah Timur ke Selatan dengan kecepatan 09 sampai 27 km/jam.




Komentar Anda

Top