ANTARA Riau

logo
  • Home IKKON Luncurkan Branding "Akosiak" Wujudkan Misi Pariwisata Siak

IKKON Luncurkan Branding "Akosiak" Wujudkan Misi Pariwisata Siak


Siak,(Antarariau.com) - Tim Kolaborasi Kolaborasi Nusantara atau IKKON, yang digagas Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) resmi meluncurkan "Akosiak" sebagai brand produk hasil kolaborasi dengan masyarakat Kabupaten Siak, yang dipamerkan di gedung Madrasatun Nisak.
    
"Akosiak adalah brand dari produk tim IKKON yang terinspirasi dari pelafalan bahasa Melayu Siak. Berasal dari kata Ako dan Siak. Ako adalah penyebutan untuk akar oleh lidah Melayu," ujar Mentor Tim IKKON Siak 2018, Titi Indahyani di Siak, Jumat.
    
Hasil kolaborasi dengan pengrajin lokal tersebut dipamerkan dalam pameran Akosiak Festival yang diselenggarakan bersamaan dengan Festival Siak Bermadah, salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Siak Ke-19.
    
Pameran yang dibuka dari jam 09.00 sampai 21.00 ini tak hanya berisikan pameran produk hasil kolaborasi. Terdapat juga berbagai workshop desain, seperti melukis tote bag dan menganyam pandan.
    
"Tak hanya produk saja yang dipamerkan di Akosiak Festival, namun juga karya lainnya seperti tarian. Tari Kato memiliki keunikan tersendiri karena dimainkan di atas sungai dengan kapal. Tarian yang berkolaborasi dengan penari Sanggar Tari Tasek Seminai ini bercerita tentang perjalanan Sultan Siak ketika mendatangi daerah kekuasaannya yang berada di sepanjang sungai.
    
Sedangkan dari segi produk service design, tim IKKON memberikan rekomendasi untuk pembangunan kota dan dermaga dan exhibition system guideline.
    
Sementara rekomendasi pariwisata diberikan dalam bentuk mock-up homestay dan royal table manner
program yang bisa diaplikasikan untuk para wisatawan yang datang ke Siak.
    
"Alasan kami membuat mock-up homestay dan royal table manner program di Kabupaten Siak ini untuk mendukung keinginan pemerintah daerah yang ingin menjadikan Siak sebagai pusat wisata syariah," ujarnya lagi.
    
Untuk pameran produk Akosiak, tim IKKON mengundang investor di bidang pariwisata seperti pengusaha perjalanan wisata dan penginapan. Dengan harapan, rancangan wisata
yang dirintis bisa menaikkan iklim investasi di Kabupaten Siak.
    
"Untuk mendukung hal ini, talkshow tentang potensi wisata syariah atau wisata ramah muslim di bidang ekonomi kreatif juga diadakan di rangkaian acara pameran ini dengan menghadirkan Dr. Hayu S. Prabowo, ahli pariwisata muslim dan ekonomi syariah yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam MUI (Majelis Ulama Indonesia)," sambung Muh Irfan selaku Business Developer tim IKKON.
    
Turut dipamerkan foto mahkota asli dari Kesultanan Siak yang diserahkan oleh Sultan Syarif Kasim II ke Republik Indonesia dalam rangka mendukung perjuangan kemerdekaan.
    
Bupati Siak Syamsuar berharap pengembangan kreatifitas yang telah dilakukan tim IKKON berkolaborasi dengan masyarakat Siak ini dapat mempromosikan pariwisata Siak dan meningkatkan ekonomi kreatif.
    
"Adanya kreasi-kreasi baru pada tarian, dan produk yang sudah kita saksikan itu dapat memberikan inspirasi kepada pengrajin, penenun, pembatik dan generasi muda yang tengah memiliki usaha ekonomi kreatif sehingga dapat dipasarkan," ucap Syamsuar.
    
Sebutnya, apalagi branding Akosiak yang diluncurkan tim IKKON bersama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk mewujudkan misi ekonomi kreatif yang sesuai dengan gambaran negeri yaitu Melayu, Islam, Sungai dan Istana.
    
"Itu akan menjadi inspirasi bagi masyarakat Kabupaten Siak dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif kedepannya," terang Gubernur Riau terpilih yang akan dilantik pada Maret 2019.

Komentar Anda

Top