ANTARA Riau

logo
  • Home Pekanbaru Ajukan Penghapusan Aset Delapan Bus TMP

Pekanbaru Ajukan Penghapusan Aset Delapan Bus TMP


Pekanbaru (Antarariau.com) - Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru ajukan penghapusan aset delapan unit bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) bantuan Kementerian Perhubungan ke bagian aset daerah guna memudahkan proses lelang.

"Delapan bus yang akan dihapuskan dari aset tersebut selama ini tidak layak lagi dipakai sebagai angkutan massal," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Kendi Harahap di Pekanbaru, Rabu.

Kendi menjelaskan delapan bus yang akan dihapuskan pencatatan aset tersebut adalah hibah Kementerian Perhubungan yang pertama kalinya untuk Pekanbaru diterima sekitar tahun 2010.

Bus berukuran besar itu sudah lama mangkrak di Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) karena rusak dan tidak digunakan sebagai angkutan massal.

"Agar bus tersebut bisa dilelang maka harus dihapuskan dulu dari aset Pemko Pekanbaru," tegasnya.

Menurut Kendi saat ini Pemko Pekanbaru memiliki 95 unit bus TMP dari jumlah tersebut terdapat delapan yang tidak layak pakai lagi alias rusak.

Dengan demikian hanya 87 unit yang bisa beroperasi untuk melayani anggkutan masal dalam  kota. Jenis busnya ada ukuran besar dan sedang.

"Dari 87 unit tersebut 20 diantaranya kita standby kan di terminal, untuk berjaga-jaga kalau ada yang rusak dan perlu penggunaan lain, jadi tidak semuanya kita operasikan," imbuh Kendi.

Herlina (35) warga Panam, Pekanbaru mengaku sangat terbantu sejak adanya layanan bus TMP di wilayahnya. Sebab jika hendak kemana-mana tidak perlu repot cukup naik bus. Selain ongkosnya hemat hanya Rp4.000 untuk semua jurusan.

Ia yang tiap hari harus keluar rumah untuk berjualan di pasar cukup naik bus saat pergi dan pulang.

"Bus TMP nyaman, aman dan murah," ujarnya singkat.

Komentar Anda

Top