ANTARA Riau

logo
  • Home Hakim Nasehati Pelaku Curanmor Agar Bertobat

Hakim Nasehati Pelaku Curanmor Agar Bertobat

Oleh:
Agidatul Izzah & Frislidia
 


Pekanbaru
(antarariau.com) - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Pekanbaru, Sorta Ria
Neva,SH.,M.Hum menasehati pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor),
Ramoan di Pengadilan Negeri Pekanbaru, agar segera bertobat.  



"Pada usia 25 tahun
kamu sudah berada di tahanan seperti sekarang, seharusnya masih banyak yang
bisa kamu lakukan diusia produktif. Apa kamu tidak kasihan dengan orang tua dan
keluarga kamu jika mengetahui keadaan kamu sekarang," kata Majelis Hakim
Sorta Ria Neva di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis.  



Menurut Sorta, dengan
perbuatan melanggar hukum tersebut Ramoan telah menambah beban keluarga
terutama kakak laki-lakinya, karena dalam kasus ini terdakwa telah mencuri
motor milik teman kakaknya itu.



Sorta mengatakan jika
kehidupan di dalam tahanan itu tidak senyaman berada di luar, walaupun
mendapatkan makanan dengan gratis namun kebebasan yang direnggut, apalagi di
usia muda.



"Kamu harus segera
bertobat dan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Kamu juga harus minta
maaf sama kakak kamu, karena perbuatan yang kamu perbuat malah menambah masalah
dan beban untuk kakak kamu" kata Hakim Sorta.



Ramoan adalah pelaku
pencurian sepeda motor milik Agus Rianto yang ditangkap pada 18 Agustus 2018
malam. Dia ditangkap bersama barang bukti berupa uang Rp 400 ribu hasil dari
menggadaikan motor Agus Riandi.



Motor yang dicuri
tersebut adalah Revo berwarna merah. Motor tersebut diambil dikos milik
temannya yang bernama Tumpal pada 18 Agustus 2018 siang. Kemudian digadaikan
dengan harga Rp 400 ribu.



Ramoan mengakui dan
menyesal telah melakukan perbuatan tersebut. Dia mengaku melakukan perbuatan
tersebut karena tidak memiliki uang untuk membayar kos,sementara dia memiliki
kecanduan bermain game online.



“Dia sangat kecanduan
bermain game online dan dia baru saja dipecat dari tempat dia bekerja. Karena
tidak memiliki uang untu bayar kos makanya dia melakukan pencurian tersebut”
kata kakak terdakwa Syahrial



Dalam persidangan PN
Pekanbaru menghadirkan tiga orang saksi yaitu, Agus Rianto sebagai pemilik
motor, Syahrial merupakan kakak kandung terdakwa dan Tumpal adalah teman satu
kos dengan terdakwa.Sidang dilanjutnya seminggu
yang akan datang dnegan agenda mendengarkan putusan majelis hakim.




Komentar Anda

Top