ANTARA Riau

logo
  • Home Pemkab Rohul Bantu Calon Haji Sewa Pesawat

Pemkab Rohul Bantu Calon Haji Sewa Pesawat

Pekanbaru,  (Antarariau.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) membantu 227 orang calon haji dengan penyewaan satu unit pesawat Wings Air jenis ATR 72-600 berkapasitas 62 kursi dari bandara setempat ke Batam sebesar Rp500 juta.

"Sekitar Rp500 juta yang dibantu pemerintah daerah yakni Pemkab Rohul, sedangkan selebihnya berasal dari 227 orang calon haji," terang Kepala Kemenag Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan melalui telepon genggam dari Pekanbaru, Selasa.

Masing-masing calon haji, jelas dia, dikenakan biaya sebesar Rp4 juta per orang untuk transportasi pergi pulang dari Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian, Rohul menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam di Provinsi Kepulauan Riau.

Pada tahun 2014, sebanyak 249 orang calon haji asal dari daerah tersebut diberangkatkan menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam dengan menyewa armada pesawat milik maskapai Nusantara Air pergi pulang dari bandara setempat.

Transportasi udara dan laut telah menjadi pilihan utama bagi calon haji dari Provinsi Riau termasuk tahun ini sebanyak 4.026 orang calon haji karena belum dibangun embarkasi haji di daerah tersebut, meski telah pemerintah provinsi telah melakukan pembebasan lahan di Kota Pekanbaru.

"Jadi tahun ini ada sekitar Rp1,408 miliar uang calon haji dan sisanya dari pemerintah daerah, hanya untuk sewa satu unit pesawat yakni Wing Air pergi pulang dengan empat kali penerbangan," katanya.

Kemenag Provinsi Riau sebelumnya menyatakan, maskapai milik pemerintah Arab Saudi yakni Saudi Arabian Airlines akan mengangkut 4.025 orang calon haji dari daerah itu bersama tiga provinsi di Indonesia yang menggunakan embarkasi Batam langsung menuju Madinah.

"Ada empat provinsi gunakan embarkasi Batam yakni Kepri, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat yang dilayani maskapai Saudi Arabian terbang langsung ke Madinah," papar Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Provinsi Riau, Muhammad A Azis di Pekanbaru.

Ia mengatakan, untuk pemberangkatan gelombang pertama musim haji tahun ini para calon haji dari Indonesia semuanya akan turun di Banda Udara Internasional Prince Mohammad Bin Abdul Aziz Madinah, Arab Saudi.

Pada gelombang kedua calon haji dari Indonesia mendarat di Bandar Udara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Arab Saudi baik maskapai Garuda Indonesia atau Saudi Arabian Airlines.

"Sedangkan untuk pemulangan jemaah haji, bagi mereka atau gelombang pertama mendarat di Madinah, maka harus melalui Jeddah. Begitu juga yang dari Jeddah akan lewat Madinah," katanya.

Kementerian Agama telah menetapkan PT Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines sebagai dua maskapai yang akan melayani penerbangan bagi 157.075 orang calon jemaah haji Indonesia mulai 21 Agustus 2015.

Sesuai Keputusan Menteri Agama No.85/2015, Garuda mengangkut 53 persen dari total jemaah haji tahun ini atau sekitar 83.175 orang dengan sembilan embarkasi meliputi Aceh, Medan, Padang, Jakarta (khusus jemaah asal Provinsi DKI Jakarta, Banten dan Lampung), Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok.

Sementara Saudi Arabian Airlines mengangkut calon jemaah haji asal embarkasi Batam, Palembang, Jakarta (khusus Provinsi Jawa Barat) dan Surabaya dengan asumsi jemaah yang akan diangkut sebanyak 73.900 orang atau 47 persen.
 

Komentar Anda

Top