ANTARA Riau

logo
  • Home Pekanbaru Targetkan Tanam 12.000 Bibit Pohon

Pekanbaru Targetkan Tanam 12.000 Bibit Pohon

Pekanbaru,  (Antarariau.com) - Sebanyak 12 ribu bibit pohon akan ditanam selama kurun waktu hingga akhir Januari 2016 mendatang di wilayah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

"Tujuannya dalam rangka mensukseskan hari menanam pohon Indonesia dan bulan menanam nasional," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru, El Syabrina, di Pekanbaru, Rabu.

Menurut El pihaknya sudah menyediakan sebanyak 12 ribu bibit pohon kayu dan berbagai jenis buah-buahan untuk disebar ke 12 Kecamatan yang ada.

Sementara proses penanamannya sendiri dilakukan bertahap disesuaikan dengan jadwal kegiatan pemerintah daerah.      
   
"Kami akan bagikan bibit pohon ini kepada masyarakat juga, isntansi dan institusi yang melakukan gerakan menanam," tutur El.

Ia menjelaskan jenis bibit pohon yang disediakan antaranya, mahoni 2.400 batang, matoa 2.400 batang, ketapang 2.000, sukun 1.400, tanjung 1.400, jabon 1.400, pulai 600 dan petai 400 batang.

Pengadaan bibit pohon ini sendiri sebut El selain mengandalkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) juga didapat dari dinas terkait Provinsi Riau.

Untuk penanaman El mencontohkan dalam rangka  memperingati hari menanam pohon Indonesia dan bulan menanam nasional tahun 2015, pihaknya memberi bibit sebanyak 2.000 pohon.

"Ini untuk ditanam pada kawasan hutan kota Lanud Roesmin Nurdjadin¿Pekanbaru," ujarnya.¿
   
Dalam kesempatan tersebut Wali Kota  Pekanbaru, Firdaus,  menyerahkan secara simbolis bibit pohon kepada masyarakat untuk ditanam sebagai pelindung dan upaya penghijauan di lingkungan rumah masing-masing,  
Bibit pohon yang diserahkan berupa pohon mahoni, matoa, ketapang, sukon, mangga, durian, petai, pulai, dan pohon kecapi.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, pada kesempatan itu juga mengajak masyarakat untuk senantiasa ¿menjaga tanaman yang sudah ditanam, jangan justru menebangnya.

Karena untuk menunggu sebuah pohon menjadi besar butuh puluhan tahun.

"Mari kita giatkan menanam satu pohon pada satu rumah tangga," ajaknya.

Karena dengan demikian alam ini akan menjadi hijau, selain buahnya dapat dimanfaatkan,  juga bisa sebagai pohon pelindung karena berguna untuk terciptanya oksigen dan udara yang sehat.

Menanam pohon hari ini menurut Wako untuk kelangsungan hidup generasi muda bangsa di masa yang akan datang.

"Kita tak ramah lingkungan karena mengabaikan pelestarian hutan yang akan mengakibatkan banjir jika hujan turun dan terjadinya kekeringan jika musim panas" tambahnya.

Pada saat itu Wako juga melakukan pengguntingan pita tanda dibukanya penggunaan hutan wisata seluas 11 hektare  dan hutan kota seluas 26 hekta berdasarkan SK Wako nomor 268 tahun 2011.
 
 

Komentar Anda

Top