Pekanbaru, (Antarariau.com) - PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru melakukan antisipasi terutama "/>

ANTARA Riau

logo
  • Home Antisipasi Pencurian Bagasi, Bandara SSK II Pekanbaru juga Perketat Pengawasan

Antisipasi Pencurian Bagasi, Bandara SSK II Pekanbaru juga Perketat Pengawasan

Pekanbaru, (Antarariau.com) - PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru melakukan antisipasi terutama sindikat pencurian bagasi atau barang bawaan penumpang di dalam pesawat dengan lebih memperketat pengawasan.  
    
"Kejadian di Soekarno-Hatta, tentu kami di Pekanbaru lebih perketat dalam mengawasi barang baik ketika proses check-in terutama bagasi atau dalam pesawat sendiri," papar Kepala Divisi Pelayanan dan Operasi Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Hasturman Yunus di Pekanbaru, Senin.
         
Pihaknya, lanjut dia, telah memasang kamera pengintai atau CCTV di sudut strategis baik di sisi dalam bandara maupun sisi udara bandara setempat, sehingga dapat meminimalisir kemungkinan pencurian bagasi dilakukan orang dalam.
         
Selain itu, kata Hasturman, petugas keamanan bandara setempat baik dari sipil atau personel TNI Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru dikaryakan selama beberapa bulan, telah diintruksikan untuk memantau bagasi penumpang pesawat ketika di wilayah bandara.
         
"Tentunya dengan terbongkarnya kasus tersebut, kita jadi awas terutama terhadap karyawan-karyawan dan tenaga porter di terminal keberangkatan atau kedatangan baik domestik dan internasional. Pencurian terjadi karena ada kesempatan" jelas dia.
         
Seperti diketahui, katanya, 8 maskapai domestik dan 4 maskapai internasional telah beroperasi di bandara tersebut dengan tidak kurang dari 70 sampai 78 kali penerbangan dalam sehari untuk melayani penumpang 8.000 sampai 10 ribu orang.
         
Ke-8 maskapai tersebut melayani penerbangan komersil seperti tujuan Batam, Tanjung Pinang, Medan, Jambi, Palembang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan rute internasional seperti Kuala Lumpur, Malaka dan Singapura.
         
"Alhamdulillah, setelah libur panjang anak sekolah dan akhir tahun 2015, sampai saat ini kita belum terima ada keluhan dari penumpang dengan kehilangan barang dari bagasi," ucapnya.
         
Hasturman telah mengingatkan kepada maskapai, agar ikut melakukan pengawasan terhadap tindak tanduk karyawannya sendiri seperti kejadian di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
         
Bagi penumpang pesawat udara diimbau untuk tidak meletakkan barang berharga dalam bagasi atau koper serta tas dengan mudah dibobol oleh orang tidak bertanggungjawab.
         
"Kehati-hatian juga harus diterapkan penumpang seperti tidak simpan perhiasan dalam tas atau koper. Atau bisa gunakan fasilitas keamanan untuk mencegah pelaku membobol bagasi," terangnya.
 
 

Komentar Anda

Top