Pekanbaru, (Antarariau.com) - Perum Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau-Kepulauan Riau akan menggelar operasi pasar beras di beberapa "/>

ANTARA Riau

logo
  • Home Harga Beras Naik, Bulog Riau Gelar Operasi Pasar di Pekanbaru

Harga Beras Naik, Bulog Riau Gelar Operasi Pasar di Pekanbaru

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Perum Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau-Kepulauan Riau akan menggelar operasi pasar beras di beberapa pasar tradisional Kota Pekanbaru, Riau.

"Rencananya mulai pekan ini, kami masih menunggu Disperindag Pekanbaru untuk koordinasi," kata Kepala Bidang Pelayanan Publik Perum Bulog Divre Riau-Kepri Tommy Despalingga di Pekanbaru, Rabu.

Menurut Tommy, OP beras dilakukan mengingat beberapa faktor lingkungan dan isu yang menyebabkan kepanikan akan stok beras di masyarakat.

Misalkan, katanya, ada isu Elnino yang masih akan belanjut tahun ini membuat spekulan bahkan masyarakat khawatir  terhadap ketahanan pangan. Belum lagi prediksi kemarau panjang yang menyelimuti sentra penghasil beras, dan mundurnya musim tanam disana.

"Berbagai kekuatiran ini membuat kepanikan sehingga mendorong harga beras naik," urainya.

Naiknya harga ini jelas akan memicu inflasi diawal tahun.

 Makanya dengan adanya OP diawal tahun ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat akan beras sebagai makanan pokok.

"Kebijakan OP ini juga atas dasar kesepakatan pemerintah daerah sesuai standar operasional saat ada gejolak harga beras," bebernya.

 Masih menurut Tommy pihaknya sudah merencanakan OP beras akan dilakukan tiap hari kepasar-pasar tradisional yang besar, perumahan, perkampungan yang sulit dijangkau dan daerah lainnya yang memang animo masyarakatnya tinggi.

"Kami akan mobile dengan kendaraan operasional Bulog melayani pembelian masyarakat,"ujarnya lagi.

Selanjutnya Bulog juga akan memasok dan melayani permintaan pedagang-pedang beras yang ada di semua pasar.

Seperti pasar Cikpuan, Kodim, Rumbai, Palapa, dan sebagainya.

Berdasarkan informasi, jenis beras yang akan dijual pada OP ini adalah kualitas medium dengan padahan 15 persen, seharga Rp8.400kg. Atau setara harga dipasaran dengan kualitas sama kini dijual kisaran Rp11.000/kg.

Komentar Anda

Top