ANTARA Riau

logo
  • Home Banyak Asupan Gula Pengaruhnya Tak Hanya Fisik, Tapi juga Mental

Banyak Asupan Gula Pengaruhnya Tak Hanya Fisik, Tapi juga Mental

Jakarta, (Antarariau.com) - Terlalu banyak asupan gula, bisa berakibat fatal untuk kesehatan fisik. Tenyata, bukan hanya tubuh lho, kesehatan mental juga dapat terganggu.

Gula dapat mempengaruhi fokus, kemampuan, kesehatan emosional dan keseimbangan mental seseorang. Bahkan menurut penelitian, ada hubungan yang kuat antara konsumsi gula dan gangguan jiwa seperti depresi atau skizofrenia. Berikut adalah penjelasan bagaimana gula bisa memengaruhi mental kita.

1. Fokus
Sebuah penelitian baru-baru ini menyimpulkan bahwa gula membentuk radikal bebas pada membran otak. Hal ini menyebabkan perasaan seseorang menjadi seperti kosong. Ada hubungan juga antara asupan gula dan cara kita mengingat hal-hal tertentu. Seolah-olah kita lupa untuk melakukan apa atau mengeluarkan ide tertentu. Gula pun dapat menyebabkan kecanduan yang menghambat fungsi otak.

2. Pengaruhi Mood
Gula adalah zat yang sangat adiktif. Hal ini dapat menyebabkan peradangan yang terkait dengan masalah depresi. Gula mengeluarkan zat opioid dan dopamin yang memengaruhi fungsi otak yang mirip dengan obat-obatan.Selain itu, gula juga dapat menyebabkan kecemasan dan mudah tersinggung.

3. Kehilangan Memori
Asupan gula yang tinggi dapat mempengaruhi fungsi kognitif dan kinerja. Bahkan, gula dapat memblokir reseptor memori. Konsumsi gula yang tinggi juga terkait dengan penyakit Alzheimer. Selain itu, gula juga dapat merusak kemampuan belajar.

4. Ketidakseimbangan Emosional
Terlalu banyak mengonsumsi gula menyebabkan perubahan suasana hati. Seseorang akan menjadi mudah marah, cemas, dan berperilaku agresif.

5. Stres
Stres secara langsung terkait dengan makanan yang kita konsumsi. Mengonsumsi makanan yang tinggi gula meningkatkan kecemasan dan mengganggu tubuh untuk mengatasi stres. Gula dapat menyebabkan pandangan kabur, kesulitan dalam berpikir dan kelelahan.

Komentar Anda

Top