ANTARA Riau

logo
  • Home Penumpang Riau Ingin Pesawat Pekanbaru-Medan Terbangnya Pagi Agar Lebih Efisien

Penumpang Riau Ingin Pesawat Pekanbaru-Medan Terbangnya Pagi Agar Lebih Efisien

Pekanbaru,  (Antarariau.com) - Otoritas Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru mengklaim, para penumpang pesawat di Provinsi Riau menginginkan rute domestik Pekanbaru-Medan pergi pulang diterbangi pada pagi hari setiap hari.

"Ini permintaan dari masyarakat di Riau dan disampaikan melalui dinas perhubungan setempat, kalau bisa rute menuju Medan diterbangi jangan siang hari," ujar Kepala Divisi Pelayanan dan Operasi Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Hasturman Yunus di Pekanbaru, Kamis.

Saat ini, lanjut dia, di bandara setempat terdapat dua maskapai melayani rute Medan-Pekanbaru pergi pulang setiap hari dengan memiliki frekuensi terbang sebanyak tiga kali dalam satu hari.

Yakni anak perusahaan Sriwijaya Air, NAM Air nomor penerbangan IN-9037 memiliki jadwal lepas landas sekitar pukul 14.20 Wib dengan mengoperasikan pesawat narrow body atau berbadan sempit jenis Boeing 737-500 kapasitas 120 kursi, terdiri dari 8 kelas bisnis dan 112 kelas ekonomi.

Lalu maskapai Lion Air masing-masing nomor penerbangan JT-141 jam 14.25 Wib dan JT-294 pukul 18.25 Wib dengan operasikan pesawat berbadan sempit jenis Boeing 737-800NG kapasitas 215 kursi dan semua untuk kelas ekonomi.

"Paling awal berangkat ke Medan itu, maskapai NAM Air pukul 14.20 Wib dari Pekanbaru dan tiba di Bandara Internasional Kuala Namu sekitar jam 15.15 Wib, baru disusul dengan pesawat Lion jam 15.30 Wib," ucap dia.

Kondisi tersebut, kata Hasturman, membuat para penumpang dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru tidak bisa efektif dan efisien, bila mereka ingin menghadiri kegiatan rapat di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara dari kalangan pebisnis atau pemerintahan.

"Jadi kalau bisa, maskapai ajukan slot time (waktu kedatangan dan keberangkatan) pagi hari. Dan lebih efektif, menambah satu pesawat di pagi hari, agar semua terakomodir," bebernya.

"Permintaan tersebut dilakukan dalam bulan terakhir di tahun 2015, sewaktu kami menghadiri beberapa kali rapat dengn dinas perhubungan," jelas dia.

Pada tahun 2013 tercatat, sebanyak lima maskapai menerbangi rute Pekanbaru-Medan pergi pulang atau sebaliknya yakni Lion Air, Sriwijaya Air, Indonesia AirAsia, Sky Aviation, dan Tigeraair Mandala Airlines dengan frekuensi terbang masing-masing satu kali setiap hari.

Maskapai Tigeraair Mandala menerbangi rute Pekanbaru-Medan pada pagi hari atau sekitar jam 8.00 Wib dari bandara setempat, setelah pesawat yang sama tiba dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Sky Aviation tercatat menjadi pilihan penumpang dari segi waktu karena memberikan jadwal keberangkatan untuk penumpang tujuan Pekanbaru pada pukul 06.50 Wib dan kembali menuju Bandara Internasional Polonia Medan pada sore hari.

Tahun 2010, maskapai Riau Airlines menerbangi rute itu pada pagi hari sekitar jam 8.30 Wib dari Pekanbaru dan penerbangan kembali dari Polonia Medan sekitar pukul 10.00 Wib

Komentar Anda

Top