ANTARA Riau

logo
  • Home BPJS Kesehatan Santuni 75 Yatim Piatu Riau

BPJS Kesehatan Santuni 75 Yatim Piatu Riau

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Divisi Regional (Divre) II BPJS Kesehatan, menyantuni 75 yatim piatu dari Rumah yatim dan PKPU dalam rangkaian buka bersama dengan jajaran Divre II se Provinsi  Riau.

"Santunan berupa uang tunai yang diberikan tersebut bagian dari kepedulian BPJS Kesehatan terhadap anak yatim dan piatu agar mereka bisa memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan bergembira  menyambut Idul Fitri 1437 Hijriah," kata Kepala Divisi Regional II BPJS Kesehatan, Afrizayanti, di Pekanbaru, Kamis.

Pada acara buka bersama bertema dengan "Ramadhan Kita Tingkatkan Profesionalisme Diri untuk Menjadi Insan Bertaqwa", diikuti para kepala cabang BPJS Kesehatan, Kepala Cabang dan Kepala Departemen, pengurus Rumah Yatim dan PKPU serta Forum Wartawan BPJS Kesehatan.

Menurut Afrizayanti, selain menyantuni  yatim piatu, kegiatan ini sekaligus meningkatkan jalinan silaturrahmi seluruh jajaran Divre II dan memberikan informasi terhadap para pemudik yang akan merayakan Idul Fitri di kampung halaman masing-masing.

Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan informasi tentang sejumlah RS yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan yang siaga sejak H-7 hingga H+ Idul Fitri dan menyiapkan service on line di nomor 1500400 untuk layanan pengaduan.

"Jangan lupa membawa kartu identitas peserta JKN atau KIS BPJS Kesehatan untuk bisa digunakan sewaktu-waktu jika pemudik sakit selama menyambut Idul Fitri," katanya.  
 
Pada kesempatan itu juga berharap agar peserta JKN taat membayar premi BPJS Kesehatan agar kartu identitas KIS tersebut bisa terus digunakan tanpa hambatan.

Sebab, katanya lagi, jika peserta menunggak membayar premi, maka akan diberlakukan penghentian layanan sementara sesuai pp nomor 19 tahun 2016  diberlakukan mulai 1 Juli 2016.

"Jika ingin kembali mengaktifkan  penjaminan peserta, maka perlu segera membayar iuran sejumlah bulan yang tertunggak plus bulan disaat kita ingin mengakhiri penghentian sementara jaminan,"katanya. 

Komentar Anda

Top