ANTARA Riau

logo
  • Home Dokter BBKSDA Periksa Kesehatan Kondisi Dua Ekor Gajah Kawasan TWA

Dokter BBKSDA Periksa Kesehatan Kondisi Dua Ekor Gajah Kawasan TWA

Pekanbaru (Antarariau.com) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memeriksa kondisi kesehatan dua ekor gajah yang berada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina, Kabupaten Kampar, pascaterdampak banjir beberapa waktu lalu.

"Kedua ekor gajah dalam kondisi bagus, baik secara fisik maupun mental," kata tim dokter hewan BBKSDA Riau, Azwar kepada Antara, Jumat.

Ia menjelaskan banjir yang terjadi di TWA Buluh Cina yang terjadi pada medio Maret 2017 lalu memang sempat berdampak pada kondisi kesehatan kedua hewan berbadan bongsor tersebut.

Terutama dengan pola hidup gajah serta pasokan makanan, yang biasanya dapat bergerak bebas namun sebagian besar lokasi terendam banjir.

Namun, saat ini ia mengatakan dua gajah masing-masing bernama Robin berusia 16 tahun dan Ngatini 20 tahun tersebut dalam keadaan prima.

"Dari analisa kita kondisi kesehatan sangat baik. Bobot tubuh gajah juga mengalami peningkatan," jelasnya.

Robin yang merupakan gajah jantan berada di TWA Buluh Cina bersama Ngatini untuk menarik masyarakat mengunjungi daerah wisata berbasis lingkungan baru tersebut. Namun, wilayah itu kerap dilanda banjir saat sungai Kampar meluap sehingga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan dua hewan dilindungi itu.

Untuk itu, dia mengatakan akan terus berkoordinasi dengan pengelola TWA Buluh Cina, termasuk marbot gajah yang menangani kedua ekor satwa bergading tersebut.

Kepala Bidang Wilayah I BBKSDA Riau, Mulyo Hutomo sebelumnya mengatakan pihaknya sempat mengungsikan kedua ekor gajah itu ke lokasi yang lebih tinggi untuk menghindari banjir. 


Komentar Anda

Top