ANTARA Riau

logo
  • Home Gandeng Universitas Riau, Pemkab Inhil kembangkan Ekowisata Pantai Solop

Gandeng Universitas Riau, Pemkab Inhil kembangkan Ekowisata Pantai Solop

Tembilahan (Antarariau.com) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau bekerjasama dengan Universitas Riau untuk melakukan penelitian di Pantai Solop Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah, dengan tujuan mengembangkan destinasi wisata Pantai Solop dengan konsep ekowisa.

"Jadi, dengan telah diberikannya pembekalan, kedepan masyarakat setempat dapat memanfaatkan potensi - potensi sumber daya lokal yang telah teridentifikasi melalui riset yang digelar oleh civitas akademika Unri saat Pantai Solop telah berkembang," terang Rektor Univetsitas Riau, Prof. Aras Mulyadi DEA di Tembilahan, Kamis.

Selain kegiatan penelitian pantai solop yang dibuka lngsung oleh Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Muhammad Wardan didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Inhil, DR Ferryandi, anggota DPRD Kabupaten Inhil, Razali dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah, acara juga dirangkai dengan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan sebagai wujud pembekalan serta pemeriksaan gratis yang dilakukan guna menyambut perkembangan pesat ikon wisata Kabupaten Inhil tersebut.

Aras Mulyadi mengatakan, kegiatan riset di Pantai Solop juga memiliki tujuan untuk mengidentifikasi sumber daya lokal, seperti flora dan fauna yang masuk kedalam daftar konservasi tumbuhan dan hewan.

"Pasca riset, hasil yang diperoleh kemudian akan dipublikasikan kepada dunia internasional, seperti negara Jepang yang sebelumnya juga telah dikenalkan dengan objek wisata Pantai Solop ini sehingga diharapkan, pengembangan melalui penelitian dapat juga dilakukan oleh para peneliti dari Negeri Sakura itu," tuturnya.

Bupati Kabupaten Inhil, MUhammad Wardan mengatakan pertemuan dengan para akademisi sekaligus peneliti yang berasal dari Universitas Riau tersebut dilakukan dalam rangka pengembangan pembangunan kepariwisataan Kabupaten Inhil, khususnya di Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah melalui penelitian yang dilaksanakan.

"Insya Allah ada empat penelitian yang akan segera dilaksanakan mulai hari ini dan banyak lagi kerjasama pemerintah Kabupaten Inhil dengan Universitas Riau," ungkapnya.

Pada pelaksanaan pembangunan dalam wujud pengembangan objek wisata Pantai Solop, Wardan mengaku, Pemerintah Kabupaten Inhil masih banyak memiliki keterbatasan di berbagai aspek yang berkaitan, baik langsung maupun tidak langsung.

"Seperti keterbatasan Kepala Dinas untuk merumuskan kebijakan yang tepat, misalnya. Oleh karena itu, kita minta bantu kepada ahli-ahlinya yang melakukan penelitian, yang melakukan pengkajian untuk sekalian pula melakukan pengabdian di Desa Pulau Cawan guna mengembangkan ikon wisata andalan, Pantai Solop ini," ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam konteks pelaksanaan pembangunan, sinergitas antara Pemerintah dengan kaum akademisi, sangat perlu dilakukan, mengingat keterbatasan - keterbatasan di "tubuh" Pemerintah yang menjadi faktor penghambat.

"Kita berupaya terus bagaimana pelaksanaan pembangunan itu yang menyentuh keinginan masyarakat yang harus kita buat. Kalau hanya pembangunan mengharapkan pemerintah saja, Bupati dan Kepala Dinas 10 hingga 20 tahun mendatang pun tidak akan selesai. Untuk itu kita akan berupaya membangun sinergi dengan pihak swasta maupun kaum akademisi supaya pembangunan yang berkualitas dapat terlaksana, seperti halnya di Pantai Solop," jelas Bupati Wardan.

Tak hanya itu, dalam pelaksanaan pembangunan pula, Ia mengharapkan, masyarakat setempat dapat berpartisipasi aktif agar dikemudian hari dapat menjalani proses perkembangan dan menikmati "Buah" pembangunan tersebut.

"Jangan nantinya, saat Pantai Solop berkembang, Desa Pulau Cawan tertata, masyarakat setempat hanya jadi penonton, tentunya kami tidak mau hal itu terjadi. Masyarakat setempat mempunyai tanah disini, jangan pernah berniat untuk menjual, kita tata, kita perbaiki," ajaknya.

Usai sambutan, pada pembukaan tersebut dilakukan penyerahan plakat dari Rektor Universitas Riau, Prof.Dr. Ir. Aras  Mulyadi DEA kepada Bupati Inhil, Muhammad Wardan dan dilanjutkan dengan penyerahan Cinderamata dari Bupati Inhil kepada Rektor Universitas Riau.
(ADV)

Oleh: Adriah Akil

Komentar Anda

Top