ANTARA Riau

logo
  • Home Total 10 Ton Garam Telah Disebar Di Langit Riau

Total 10 Ton Garam Telah Disebar Di Langit Riau

Pekanbaru (Antarariau.com) - Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Riau mengatakan telah menyemai lebih dari 10 ton garam di langit Riau guna membentuk hujan buatan, sejak beroperasi pada 2017.
           
"Hampir setiap hari kita lakukan TMC (Total Modifikasi Cuaca) melalui hujan buatan, begitu ada awan bisa untuk disemai, kita langsung lakukan penyemaian garam di wilayah operasi TMC itu, sudah 10 ton lebih yang kita tabur," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau Edward Sanger di Pekanbaru, Senin.
          
Untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau, berbagai upaya terus dilakukan, termasuk mengalakkan penggunaan TMC malalui hujan buatan. Untuk stok garam penyemaian, kata dia, sudah ada sebanyak 30 ton, dimana setiap harinya dilakukan pemantauan di Wilayah Operasi TMC.
           
"Jadi, setiap helikopter terbang membawa 800 sampai 1 ton garam, hampir setiap hari kita lakukan (penyemaian)," ujar Edward yang pernah Pj Wali Kota Pekanbaru tersebut.
           
Ia mengatakan hujan buatan yang dilakukan, memang tidak selalu terjadi di wilayah yang disemai karena tergantung dari arah angin.
           
"Jadi misalnya kita semai di sini, bisa saja hujannya di Siak, kita lakukan di tempat ini, hujannya di tempat lain," katanya.
          
Upaya-upaya tersebut terus dilakukan untuk penanggulangan karhutla karena saat ini Riau masih musim kemarau.
          
"Ini karena masih musim kemarau, diperkiran September nanti baru masuk musim hujan," katanya.
           
Lebihlanjut, Edward menjelaskan dukungan pusat terhadap penanggulangan Karhutla pada 2017 cukup besar,  dimana sebanyak enam bantuan helikopter telah beroperasi di Wilayahnya untuk memperkuat tugas satgas Karhutla Riau.
         
Selain itu, koordinasi terus berjalan dengan sejumlah provinsi rawan Karhutla. Beberapa waktu lalu, di Sumatera Selatan, dalam rapat koordinasi Edward menyampaikan kesiapan dalam mengatasi bencana itu. 
     
"Sudah saya sampaikan, kita sudah siap dengan enam bantuan helikopter dan satu helikopter TMC, dan saya laporkan juga bahwa daerah-daerah hotspot kita tekan sedemikian rupa," tegasnya.


Komentar Anda

Top