ANTARA Riau

logo
  • Home Sambut Jamaah Haji, KKP Dumai Siapkan Alat Pendeteksi Suhu Tubuh

Sambut Jamaah Haji, KKP Dumai Siapkan Alat Pendeteksi Suhu Tubuh

Dumai (Antarariau.com) - Kantor Kesehatan Pelabuhan Dumai menyiapkan alat pemindai suhu, dua ambulans dan sejumlah kursi roda untuk pemeriksaan kesehatan 204 jemaah haji, yang akan pulang pada Jumat 15 September 2017 di Pelabuhan Pelindo Dumai, Riau.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Dumai Efrizon di Dumai, Rabu, mengatakan sekitar 20 petugas dikerahkan menyambut kepulangan jemaah haji dan melakukan pemeriksaan kesehatan setibanya di terminal pelabuhan internasional Pelindo.

"Kita sudah berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penyambutan jemaah haji pulang ini, dan petugas kesehatan pelabuhan akan memeriksa kesehatan mereka dengan menyiapkan sejumlah peralatan medis," kata Efrizon.

Disebutkan, pemeriksaan oleh KKP hanya dilakukan di terminal pelabuhan Pelindo Dumai untuk mengantisipasi jemaah sakit atau mengidap penyakit akibat Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus atau gangguan pernapasan.

Bagi jemaah dicurigai sakit karena dideteksi memiliki suhu panas diatas 28 derajat selsius, selanjutnya akan dilakukan tindakan medis dirujuk ke rumah sakit umum untuk mengantisipasi membawa virus MERS CoV tersebut.

"Jemaah kita curigai sakit kalau suhu tubuh mencapai 38 derajat maka akan dilakukan pemeriksaan medis intensif dan dirujuk ke rumah sakit setempat," sebutnya.

Sementara, Kepala Kementerian Agama Kota Dumai Syafwan mengatakan, jemaah haji Dumai diperkirakan tiba di tanah air melalui Bandara Hang Nadim Batam Provinsi Kepulauan Riau pada Kamis (14/9) malam, selanjutnya dibawa ke asrama haji untuk beristirahat.

Dijelaskan,saat ini rombongan penjemput dari Pemerintah Kota Dumai sudah berada di Embarkasi Batam dipimpin Wakil Wali Kota Eko Suharjo, dan jemaah akan dibawa pulang melalui jalur laut dari Pelabuhan Sekupang menuju Pelabuhan Dumai.

"Jemaah haji dijadwalkan tiba di pelabuhan dumai pada jumat 14 september, dan saat ini kita sudah berada di batam untuk menyambut kepulangann mereka di asrama haji," kata Syafwan.

Kemenag Dumai juga melaporkan bahwa 1 jemaah atas nama Maryam diperkirakan tertunda pulang ke tanah air karena kini sedang dalam perawatan medis di rumah sakit Kota Mekkah, diduga sakit karena kelelahan.

Komentar Anda

Top