ANTARA Riau

logo
  • Home Pemkab Siak Teken MoU Dengan Kepolisian Dalam Pembinaan Calon Polri

Pemkab Siak Teken MoU Dengan Kepolisian Dalam Pembinaan Calon Polri

Siak (Antarariau.com) - Pemerintah kabupaten Siak dan Kepolisian Resor setempat melakukan penandatangan kesepakatan kerja sama program pembinaan dan pelatihan calon anggota Polri, Selasa.
    
Kapolres Siak AKBP Barliansyah usai penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan Bupati Siak mengatakan, tahun depan akan ada penerimaan anggota kepolisian, untuk memudahkan calon peserta, maka dibuatlah kesepakatan antara kepolisian dan pemerintah daerah.
    
"Dengan harapan calon peserta memiliki pengetahuan yang cukup, fisik yang prima dan mental yang kuat," kata Barliansyah di Siak.

Dia katakan, kerjasama ini dimaksudkan agar Pemkab Siak ikut mensosialisasikannya. Lewat kegiatan ini pula, masyarakat yang ingin mendaftar tidak kaget lagi, sebab kepada mereka akan diberikan pembinaan fisik dan kesehatan serta pelatihan, juga pengetahuan.
    
"MoU ini berisi tentang sosialisasi penerimaan Calon Anggota Kepolisian tahun 2018, dalam bentuk pembinaan dan pelatihan sebelum mengikuti seleksi. Selain itu, juga ditegaskan bahwa selama tahapan penerimaan anggota Polri tidak ada pungutan liar atau (pungli)," ucapnya.
    
Barliansyah menjelaskan bahwa penyelenggaraan penerimaan anggota Polri baik Akpol, Bintara, dan Tamtama harus bersih dan transparan. Tidak ada pungutan atau biaya yang dibebankan kepada masyarakat melalui calo.
    
"Kegiatan ini juga sebagai langkah penghapusan stigma pemikiran negatif masyarakat yang menganggap selama ini masuk polisi harus mengeluarkan biaya mahal," ungkapnya.
    
Bupati Siak Syamsuar mengatakan, tahun-tahun sebelumnya penerimaan angggota Polri sudah cukup baik, namun dengan adanya pra penerimaan seperti ini apalagi ditambah dengan adanya MoU maka akan memudahkan masyarakat untuk mencari informasi persyaratan masuk.
    
"Pemerintah daerah juga akan melakukan pengawasan penerimaan Polri di tahun 2018 mandatang," sebut Syamsuar.
    
Dia katakan, langkah Polres Siak dalam sosialisasi penerimaan calon anggota Polri sudah bagus apalagi dengan adanya MoU ini,  pemerintah daerah maupun masyarakat bisa mengawasi secara bersama proses seleksi penerimaan.
    
Syamsuar mengharapkan agar seluruh Kepala Sekolah turut mensosialisasikan dan mempersiapkan muridnya yang berprestasi dibidang akademik, sehat jasmani dan rohaninya untuk diarahkan turut ikut proses seleksi penerimaan Polri tahun 2018.
    
"Partisipasi Kepala Sekolah untuk mensosialisasikan dan mempersiapkan muridnya yang memiliki kompetensi untuk turut bersaing dalam seleksi penerimaan Polri," terang Syamsuar.


Komentar Anda

Top