ANTARA Riau

logo
  • Home Tak Bawa KTP, Puluhan Pengendara Dirazia Satpol PP Pekanbaru

Tak Bawa KTP, Puluhan Pengendara Dirazia Satpol PP Pekanbaru

Pekanbaru (Antarariau.com) - Puluhan pengendara kendaraan bermotor yang melintas di Jalan Jenderal Soedirman, Kota Pekanbaru terjaring razia identitas kartu tanda penduduk yang digelar oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa.

"Ada puluhan yang terjaring. Tujuan kita satu, yakni agar seluruh penduduk atau pendatang yang di Pekanbaru ini terdata semua," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru, Zulfahmi Adrian kepada Antara di Pekanbaru.

Total terdapat 66 orang terjaring razia yang melibatkan personel gabungan Pemko Pekanbaru tersebut. Mayoritas warga yang terjaring razia akibat tidak membawa kartu identitas saat beraktivitas di luar rumah.

Khusus masyarakat yang terjaring razia dan tidak membawa kartu identitas, mereka langsung didenda sesuai regulasi yang berlaku.

"Langsung ditindak di tempat dengan cara didenda sebesar Rp50 ribu," ujar Zulfahmi.

Sementara itu, 17 warga lainnya kedapatan masih menggunakan KTP lama atau belum beralih dengan KTP elektronik. Menurut Zulfahmi, penggunaan KTP lama juga perlu ditertibkan karena saat ini pemerintah serius meminta kepada masyarakat untuk segera merekam dan mendata diri dengan KTP elektronik.

Selain dua pelanggaran di atas, petugas turut menjaring 13 warga lainnya yang memiliki KTP luar Kota Pekanbaru maupun luar Provinsi Riau.

"Yang dari luar Provinsi apabila menetap dan bekerja di Pekanbaru, langsung didata untuk mutasi penduduk. Kalau tidak mau mereka harus segera melapor ke Disdukcapil (Dinas Pendudukan Pencatatan Sipil) untuk melapor dan dibuat surat keterangannya," tuturnya.

Kepala Bidang Pelayanan Disdukcapil Pekanbaru, Inang Tarti Dewi menambahkan bahwa pihaknya akan terus mensosialisasikan dan gencar melakukan kegiatan serupa agar kesadaran masyarakat tumbuh akan pentingnya memiliki dan melengkapi identitas diri. 


Komentar Anda

Top