ANTARA Riau

logo
  • Home Kurir Pembawa Sabu 12 Kilogram Mengaku Dibayar Rp20 Juta

Kurir Pembawa Sabu 12 Kilogram Mengaku Dibayar Rp20 Juta

Pekanbaru (Antarariau.com) - Direktorat Reserse Narkotika dan Obat-Obatan Terlarang mengungkapkan empat kurir yang terlibat dalam penangkapan 12 kilogram sabu-sabu diupah Rp20 juta per orangnya.

"Semuanya merupakan kurir, untuk tersangka 12 kg sementara ini mengaku diupah Rp20 juta masing-masingnya," kata Wakil Direktur Ditresnarkoba Polda Riau, AKBP Andri Sudarmadi di Pekanbaru, Selasa.

Pada kasus ini ada empat tersangka dalam penangkapan di Jalan Lintas Timur Pekanbaru-Minas, tepatnya di Simpang Bingung. Keempatnya yakni SA, SS, SK, dan AD dengan barang bukti kurang lebih 12 kg dengan modus disamarkan seolah-olah membawa buah pisang, tapi isinya sabu.

Terkait siapa yang memberi upah, Andri mengatakan masih mendalami siapa jaringan di atasnya. Menurut dia, jaringan tersebut berkemungkinan sudah bermain lama.

Pengungkapan ini sendiri, lanjutnya, sudah dimonitor dalam satu bulan terakhir. Diketahui jalurnya berasal dari Malaysia lalu menuju perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis dan masuk ke alur-alur sungai sampai ke daratan Sumatera.

"Ya, dari pelabuhan-pelabuhan tikus ini memang sulit terpantau sehingga butuh penciuman yang tajam. Sumber sabu-sabu ini bisa saja sumbernya sama dari yang sebelum-sebelumnya yang kemasannya juga sama (Malaysia)," ungkapnya.

Pengungkapan tersebut merupakan pengembangan dari sehari sebelumnya dimana Ditresnarkoba Polda Riau juga menangkap kurir lima kg sabu-sabu.

Penangkapan dilakukan di Kilometer 36 di Jalan Lintas Pekanbaru Dumai di Kandis terhadap dua orang.

Awalnya dua orang, tapi satu melarikan diri berinisial R lalu dikembangkan dan ditangkap AS di Sungai Pakning, Bengkalis. Kedua ini adalah orang yang menjemput ke tengah laut yang lima kg. Yang tertangkap terakhir  bahkan baru bulan lalu bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Bengkalis dalam kasus yang sama.

Komentar Anda

Top