ANTARA Riau

logo
  • Home Jasa Raharja Berikan Pembinaan Terhadap 30 UMKM Di Riau

Jasa Raharja Berikan Pembinaan Terhadap 30 UMKM Di Riau

Pekanbaru (Antarariau.com) - PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Riau  membina 30 UMKM daerah itu di bidang pengembangan bisnis dan  pemasaran agar produktivitas usaha mereka meningkat.

"Ke-30 UMKM tersebut bergerak di bidang perdagangan 17 unit usaha, pertanian satu unit, jasa sembilan unit usaha dan sektor industri sebanyak 3 unit," kata Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Riau H Widayana di Pekanbaru, Rabu.

Menurut dia, pembinaan diberikan terkait Jasa Raharja adalah sebagai BUMN yang diberi amanah oleh pemerintah  untuk berpartisipasi  dalam pemberdayaan dan pengembangan kondisi ekonomi masyarakat di sekitar perusahaan.

Jasa Raharja menggandeng PT Wira Karti yang bergerak di bidang pelatihan dan konsultan bisnis itu akan memberikan sejumlah kiat sukses jadi wirausaha, menggunakan kredit yang tepat untuk pengembangan usaha.

Sedangkan biaya pembinaan UMKM sebesar Rp84 juta, katanya,  diambil dari empat persen laba perusahaan yang disisihkan oleh BUMN ini setiap tahun untuk program kemitraan dan bina lingkungan yang diatur dalam Bab III Pasal 8 point 1a.

"Pembinaan yang diberikan selama dua hari diharapkan dapat meningkatkan motivasi pengusaha untuk bisa mengembangkan usahanya lebih baik lagi dan pada akhirnya bisa menjadi pengusaha mandiri dengan tingkat bisnis lebih besar lagi," katanya.

Menurut Widayana, UMKM perlu terus meningkatkan ilmu pengetahuan dan penguasaaan informasi dan tekhnologi khususnya yang kini terus berkembang pesat antara lain maraknya penggunaan tekhnologi digital.

Ia mengatakan, modal dibutuhkan melalui pinjaman, dan memang hutang itu tidak menolong, tapi tanpa hutang tidak akan ada kemampuan dalam mengembangkan bisnis. Jika kita tahu prospeknya maka pengusaha harus berani  berbisnis dan untuk pengembangan usaha perlu bersinergi dengan rekan bisnis, apalagi jika belum memiliki aplikasi penjualan secara online.

"Dengan era digital kini,  banyak yang bisa dikerjasamakan,  banyak cara berusaha, bisa juga memanfaatkan produk lain untuk dijual. Sepanjang tahun 2017 sudah dibina sebanyak 56 mitra dengan kucuran kredit sebesar Rp1,35 miliar lebih," katanya.

Kredit yang diberikan sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN nomor PER-02/MBU/07/2017 tanggal 5 Juli 2017 tentang Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan Badan Usaha Milik Negara. 


Komentar Anda

Top