ANTARA Riau

logo
  • Home Terinspirasi Sumatera Barat, Pembinaan Gepeng Di Pekanbaru Akan Melibatkan TNI

Terinspirasi Sumatera Barat, Pembinaan Gepeng Di Pekanbaru Akan Melibatkan TNI

Pekanbaru (Antarariua.com) - Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Provinsi Riau mewacanakan untuk melibatkan TNI dalam melakukan pembinaan terhadap gelandangan dan pengemis serta anak jalanan yang dirazia oleh petugas.

"Rencana kita akan melibatkan TNI dalam pembinaan sehingga mereka lebih disiplin dan tidak lagi mengulangi aktivitas serupa setelah terjaring razia," kata Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Pekanbaru Bustami di Pekanbaru, Rabu.

Bustami mengatakan bahwa rencana melibatkan TNI dalam melakukan pembinaan terhadap gepeng dan anak jalanan tersebut merupakan hasil evaluasi terhadap pembinaan yang selama ini telah dilakukan. Dia menyadari, pembinaan yang diterapkan belum maksimal.

Selain itu, alasan melibatkan militer dalam pembinaan juga terinspirasi dari upaya serupa yang dilakukan Dinsos di Provinsi Sumatera Barat.

Menurut dia, dengan melibatkan TNI maka akan ada upaya pembinaan lebih baik, yang selama ini belum dapat diaplikasikan oleh Dinsos Pekanbaru.

"Saya melihat belum ada efek jera. Kalau dengan TNI, mereka akan lebih disiplin, misal sholat subuh, intinya pasti lebih disiplin. Itu yang belum bisa kita aplikasikan selama ini," urainya.

Guna merealisasikan wacana itu, dia mengatakan dalam waktu dekat akan berkunjung ke Sumatera Barat. Pihaknya akan mempelajari regulasi dan mekanisme untuk menggandeng TNI dalam pembinaan tersebut.

Belasan gepeng dan anak jalanan baru-baru ini terjaring razia yang digelar oleh tim Yustisi di tiga lokasi berbeda di Pekanbaru.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Tim Yustisi, mayoritas dari gepeng dan anak jalanan tersebut adalah remaja laki-laki berusia rentang 12 hingga 16 tahun.

Keberadaan gepeng dan anak jalanan di Pekanbaru masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah setempat. Bahkan baru-baru ini, beberapa dari mereka pernah terekam kamera setelah melakukan tindakan tidak terpuji hingga akhirnya harus diamankan pihak berwajib.


Komentar Anda

Top