ANTARA Riau

logo
  • Home Baru 68 yang Dihuni dari Total 312 Kamar di Rusunawa Rejosari, Penyebabnya Miris

Baru 68 yang Dihuni dari Total 312 Kamar di Rusunawa Rejosari, Penyebabnya Miris

Retmon Bensal Putra
   
Pekanbaru, (Antarariau.com) - Asisten II Sekretaris Kota Pekanbaru Bidang Ekonomi dan Pembangunan El Syabrina menyatakan bahwa sampai saat ini jumlah penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa atau Rusunawa, yang berada di Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya baru mencapai 68 kamar dari total 312 kamar yang tersedia.

"Masih banyak yang belum dihuni," ucap El Syabrina di Pekanbaru, Senin.

Hal tersebut diakuinya lantaran sampai saat ini terdapat beberapa kendala yang kerap dilontarkan para penghuni maupun calon penghuni rusunawa tersebut. Salah satunya ialah masalah jarak tempuh yang dinilai cukup jauh. Masalah ini diakui El Syabrina merupakan persoalan yang paling sering diterima pihaknya. Ia menambahkan bahwa kondisi jarak yang jauh dikatakannya cukup menyulitkan akses bagi masyarakat yang bekerja di kawasan pusat kota.

Menanggapi hal tersebut El Syabrina mengatakan bahwa pihak Pemerintah Kota akan segera berkoordinasi dengan dinas perhubungan setempat untuk menyediakan transportasi semisal membuka koridor baru bagi Trans Metro Pekanbaru. Hal ini dijelaskannya sebagai upaya dari pemerintah setempat untuk menjawab persoalan jarak yang kerap dikeluhkan para penghuni ataupun calon penghuni nantinya.

Selain itu, hal lain yang menjadi perhatian pihak Pemerintah Kota ialah soal ketersediaan arus listrik. Ia mengatakan bahwa Pemko sudah melakukan mediasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam penyediaan arus listrik berupa token. Namun sayangnya rencana tersebut masih terkendala tunda bayar yang dilakukan oleh Pemko. Dalam hal ini, pihak PLN mengatakan bahwa pengadaan token tersebut haruslah melalui proses pembayaran meteran yang nantinya akan dipasang di lokasi tersebut.

Untuk masalah yang satu ini diakuinya belum mendapatkan jalan keluar. Pasalnya pihak Pemerintah Kota sendiri dikatakan El Syabrina belum memiliki ketersediaan dana. Guna menyiasati masalah tersebut, Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kota akan berdiskusi dengan pihak pengembang kawasan tersebut dalam hal pengadaan token listrik.

"Kita (Pemko) enggak ada uang. Coba dikomunikasikan dulu sama pihak pengembang," imbuhnya.

Sebagai informasi, pihak Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan dua rusunawa yang masing-masing berada di Kelurahan Rejosari dan satu lagi berada di kawasan Jalan Yos Sudarso, Rumbai. Untuk rusunawa yang berada di jalan Yos Sudarso berkapasitas 97 kamar dan semuanya telah terisi penuh. Sedangkan rusunawa di kawasan Rejosari berkapasitas 312 kamar dan baru terisi 68 kamar.

Untuk biaya sewa, masyarakat akan dikenakan biaya Rp275.000 untuk lantai satu, Rp250.000 untuk lantai dua, Rp200.000 untuk lantai tiga,  dan Rp175.000 untuk lantai empat. Bagi masyarakat yang ingin menempati rusunawa tersebut cukup membawa Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, foto kopi surat menikah (bagi yang telah menikah), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat belum memiliki rumah dari RTRW serta surat berpenghasilan rendah.***4***


Komentar Anda

Top