ANTARA Riau

logo
  • Home Ratusan Pedagang di Pasar Palapa Pekanbaru Diperiksa Keakuratan Timbangannya

Ratusan Pedagang di Pasar Palapa Pekanbaru Diperiksa Keakuratan Timbangannya

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru menguji atau tera ulang keakuratan ratusan timbangan para pedagang di Pasar Palapa, Selasa.

"Ada ratusan timbangan pedagang pasar Palapa Jalan Durian  dilakukan uji atau tera ulang, " kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru Ingot Achmad Hutasuhut di Pekanbaru, Selasa.     
   
Ingot mengatakan sidang tera ulang (STU) dimaksudkan dalam rangka penertiban alat ukur, takar timbang dan perlengkapannya (UTTP) yang terdapat dalam transaksi jual beli pedagang yang berada di pasar-pasar Kota Pekanbaru.

 "Untuk STU perdana tahun 2018 dilaksanakan di Pasar Palapa Durian, nanti akan kita susul pasar pasar yang lain seperti Pasar Cik Puan,  Rumbai dan Simpang Baru Panam," tutur Ingot.

Menurut Ingot, sejauh ini dalam proses STU tersebut pihaknya juga mengedukasi pedagang agar bertransaksi menggunakan timbangan standar  dan bertanda tera sah sesuai UU 2 tahun 81 tentang Metrologi legal.

 "Sosialiasi kepada pedagang sudah kami lakukan  beberapa minggu yang lalu," ujarnya.

Dia mengatakan barang yang dibeli harus sesuai dengan  berat yang  ditimbangnya.

"Nah untuk memastikan timbangannya akur, maka dilakukan pengujian dengan menggunakan peralatan standar yang disahkan Direktorat Metrologi Bandung yang selanjutnya jika sudah lolos uji  maka dilakukan pembubuhan tanda tera sah oleh Penera selaku Tenaga berhak,"  imbuh Ingot.

Dari  pantauan pelaksanaan STU di Pasar Palapa,  tampak partisipasi dan antusias pedagang  begitu baik. Ini dibuktikan mereka berbondong-bondong mengantarkan timbangannya ke lokasi STU untuk diuji dan ditera ulang.

Sementara itu Sinar (45) salah satu pedagang cabai mengaku baru ini ia menera timbangannya setelah dua tahun berjualan.

Ia juga merasa terbantu dengan tera ini karena pelanggannya sudah percaya atas takaran dagangannya selama ini.

"Saya tidak mau pelanggan kecewa karena takaran timbangan kurang, padahal bukan karena disengaja akan tetapi alatnya yang mulai tidak akur," katanya.

    ***3***


Komentar Anda

Top