ANTARA Riau

logo
  • Home 9 Anak Korban Paedofil Pria 56 Tahun di Kuansing, Kapolres: Kemungkinan Korban Lain Diselidiki

9 Anak Korban Paedofil Pria 56 Tahun di Kuansing, Kapolres: Kemungkinan Korban Lain Diselidiki

Pekanbaru, (Antarariau.cm) - Kepolisian Resor Kuantan Singingi, Provinsi Riau meringkus seorang pria paruh baya berinisial M pelaku paedofil.

 "Sejauh ini korban ada sembilan anak yang berusia tujuh hingga sembilan tahun," kata Kepala Polres Kuantan Singingi (Kuansing) AKBP Fibri Karpiananto di Pekanbaru, Senin.

Fibri mengatakan penyidik masih terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan bertambahnya korban dalam perkara itu. Ia menjelaskan, dalam perkara ini pihaknya telah menetapkan lelaki berusia 57 tahun tersebut sebagai tersangka.

Pengungkapan kasus yang dilakukan M, seorang petani di sebuah desa di Kecamatan Kuantan Tengah, Kuansing itu berawal dari laporan orang tua korban ke Polsek setempat, Sabtu (14/4).

Dalam laporannya, lanjut Fibri, orang tua korban menyatakan anaknya yang masih duduk di kelas satu Sekolah Dasar Negeri di Kuantan Tengah menjadi korban aksi bejat M.

Tindakan tercela itu dilakukan M di rumahnya pada Maret 2018. Mendapat laporan tersebut, dia memerintahkan jajarannya untuk langsung melakukan penyelidikan.

Dari penyelidikan diketahui korban M sebanyak sembilan bocah, bersekolah di sekolah yang sama. Pencabulan dilakukan M pada rentang Maret-April 2018.

"Anak-anak yang menjadi korban tersangka selama ini tidak berani melapor ke orang tua karena diancam tersangka," ujarnya.

Fibri mengatakan pihaknya langsung meringkus tersangka di kediamannya. M ditangkap tanpa perlawanan dan kini dia mendekam di balik jeruji penjara.

"Tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, ancamannya hukuman penjara 15 tahun," kata Fibri.

 Lebih jauh, ia menuturkan pihaknya terus memberikan pendampingan kepada para para korban sebagai upaya memulihkan kondisi psikologis anak-anak tersebut.

PelakuDalam sepekan terakhir, kasus pencabulan yang menyasar anak-anak di Provinsi Riau terus terjadi. Baru-baru ini, lima siswa SD di Kabupaten Pelalawan juga menjadi korban pelaku paedofil.

    ***2***


Komentar Anda

Top