ANTARA Riau

logo
  • Home 300 Remaja Riau Ikuti Pemilihan Duta GenRe 2018 di Inhil

300 Remaja Riau Ikuti Pemilihan Duta GenRe 2018 di Inhil

Tembilahan, (Antarariau.com) - Sebanyak 300 remaja yang terhimpun ke dalam Generasi Berencana (GenRe) Provinsi Riau mengikuti kegiatan pemilihan Duta GenRe dan ajang Kreatifitas Remaja Provinsi Riau Tahun 2018 di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Senin.
     
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Said Syarifuddin usai membuka kegiatan pemilihan Duta GenRe menuturkan, selaku remaja, terutama remaja yang terhimpun ke dalam GenRe, seyogyanya haruslah menjauhi tiga hal yang dapat merusak masa depan, yakni nikah usia dini, seks bebas dan narkoba.
     
"Kalian (Remaja) yang berada dalam GenRe adalah generasi emas, generasi unggul," ujar Said Syarifuddin, dihadapan 300 remaja yang berasal dari 11 Kabupaten dan Kota se-Provinsi Riau.
   
 Ia menjelaskan, pernikahan di bawah batas usia ideal akan berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi pasangan. Contohnya, bagi perempuan yang menikah di bawah usia 21 tahun akan beresiko buruk terhadap kesehatan reproduksi.
     
"Batas usia ideal menikah itu bagi perempuan adalah di atas 21 tahun, sedangkan bagi laki-laki adalah diatas 25 tahun," jelas Sekda.
     
Ia juga menekankan kepada para remaja agar dapat menjauhi aktifitas seks bebas dan penyalahgunaan narkoba yang dapat menghancurkan masa depan anak bangsa.
     
"Seorang penyalahguna narkoba itu bukanlah seseorang yang gaul. Mereka adalah seorang penakut untuk tampil di muka umum secara sadar. Jauhi itu semua," ajaknya.
     
Selanjutnya, kepada para pembina remaja GenRe agar dapat mempertahankan pola pembinaan yang telah diterapkan selama ini. Dengan pola tersebut, kata dia, para remaja GenRe tampak semakin kreatif.
   
 "Remaja kita punya potensi, tinggal kembangkan saja. Organisir pembinaan bagi para remaja," ucapnya.
   
 Sebelumnya, Sekda menjelaskan, bahwa program GenRe merupakan perwujudan dari salah satu Nawacita Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yakni melakukan revolusi karakter bangsa.
   
Revolusi karakter bangsa ini, lanjut Sekda, diawali dengan upaya melakukan revolusi mental. Revolusi mental, direalisasikan melalui langkah mengubah cara pandang, pola pikir, sikap dan prilaku serta membangun kesadaran dan optimisme manusia.
     
Seluruh tahapan untuk mencapai salah satu klausul dari Nawacita Presiden Joko Widodo tersebut dapat dilakukan oleh para remaja. Remaja itu pula, memiliki peran penting dalam melaksanakan revolusi mental.
     
Oleh karena itu, sebagai sebuah program dari Pemerintah Pusat, kehadiran GenRe sebagai wadah berhimpun para remaja harus dapat benar-benar berkontribusi terhadap upaya revolusi mental.
     
Pada pemilihan duta GenRe dan ajang kreatifitas remaja Provinsi Riau tahun 2018 ini, terdapat sejumlah rangkaian acara yang dilakukan, beberapa diantaranya adalah pelantikan Forum GenRe Provinsi Riau masa bhakti 2018-2019, performa seni dan pendirian stand oleh GenRe setiap Kecamatan Kabupaten Inhil.
   
 Pada pembukaan kegiatan yang diagendakan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 15 sampai 18 April 2018 ini, turut hadir Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Riau, Drs. Agus Purnomo Proklamasi.(adv)

Komentar Anda

Top